Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar menyerahkan santunan dari Baznas Bazis Jakarta Selatan kepada 1.300 duafa dan marbut dalam acara Festival Ramadhan 1447 H, di Ruang Rapat Dirgantara Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Jumat (13/3).
Pada acara yang mengangkat tema “Ramadhan Berzakat, Jakarta Selatan Bermartabat” tersebut, Walikota M Anwar juga menyerahkan penghargaan kepada kecamatan dan kelurahan yang berhasil menjadi pengumpul Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) terbanyak pada pengumpulan ZIS Kota Jakarta Selatan 2025.
”Hari ini kita mengadakan Festival Ramadhan yang isinya adalah kegiatan sosial, yang pertama membagikan ZIS kita kepada 1.300 orang yang berhak menerimanya, yaitu 1.000 dhuafa dan 300 adalah marbut masjid (di wilayah Jakarta Selatan),” kata Walikota M Anwar.
Dhuafa yang menerima santunan terdiri dari guru ngaji, guru TPA/TKA/TPQ, guru honor madrasah, anak yatim, serta biaya pendidikan. Kedepannya, lanjut Anwar, agar target perolehan ZIS Jakarta Selatan bisa lebih tinggi lagi, karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Ia mengatakan, Baznas Bazis tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari berbagai pihak, yang salah satunya adalah Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan-perusahaan. “Saya mengimbau kepada para CSR di Jakarta Selatan agar bisa berkolaborasi melalui Baznas Bazis Jakarta Selatan, bahwa satu rupiah pun uang yang didapat itu dipertanggung jawabkan dan jelas kita berikan kepada orang yang berhak menerimanya. Termasuk orang sakit yang tidak tercover oleh BPJS untuk kita bantu biaya berobatnya," tuturnya.
Sementara, Ketua Pelaksana Wilayah Baznas Bazis Jaksel, Ahmad Kahfi, menerangkan, pengumpulan ZIS Jakarta Selatan 2025 ditargetkan Rp 85 Milyar, namun pada akhir 2025 hanya terkumpul Rp 78 Miliar.
Dana yang terkumpul ini berasal dari zakat ASN di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, zakat perusahaan di Jakarta Selatan dan infak serta sedekah masyarakat, kontribusi dari UPZ, dan kegiatan keagamaan lainnya. “Kami mengucapkan terimakasih yang sebesarnya kepada muzakki dan donatur yang telah berkontribusi didalam pengumpulan zis di tahun 2025," kata Kahfi.
Untuk diketahui, penghargaan sebagai pengumpul ZIS terbanyak tingkat kecamatan, pertama diberikan kepada Kecamatan Kebayoran Lama dengan nilai ZIS Rp 4,1 Milyar, kedua, Kecamatan Jagakarsa Rp 1,4 Milyar dan ketiga, Kecamatan Pesanggrahan mencapai Rp 900 Juta. Kemudian untuk pengumpul ZIS terbanyak tingkat Kelurahan, pertama diraih Kelurahan Ulujami yang berhasil mengumpulkan Rp 1,7 Milyar, kedua, Kelurahan Gandaria Selatan, dengan nilai Rp 889 Juta dan Kelurahan Pondok Pinang mencapai Rp 812 Juta.