Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Muhklisin menghadiri Forum Kelurahan Pulo dan Kelurahan Melawai Tahun 2026, Senin (2/2). Forum kelurahan ini merupakan bagian dari Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Muhklisin, mengatakan, kegiatan ini mengacu pada mekanisme dan jadwal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, sesuai Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor e-0010/SE/2025 Tahun 2025 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2027.
Forum Kelurahan ini tujuannya untuk membahas aspirasi masyarakat yang telah diinput pada tahap Input Aspirasi Warga tingkat RW dan telah dilakukan survei teknis. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam perencanaan pembangunan yang disampaikan secara terbuka oleh masyarakat dan pemangku kepentingan.
"Diharapkan dengan keterpaduan ini dapat timbul rasa memiliki dan tanggung jawab bersama. Untuk itu, seluruh masyarakat, Ketua RW, Lurah agar terus mengikuti dan memantau setiap tahapan Musrenbang supaya mengetahui informasi dan perkembangan usulannya agar mampu memberikan hasil yang efektif dan efisien," tutur Muhklisin di Kantor Kelurahan Pulo, Senin (2/2).
Sekko berpesan, forum pembahasan ini hendaknya lebih peka dan lebih hati-hati dalam melakukan verifikasi dan validasi. Perhatikan kebutuhan prioritas di masyarakat dan libatkan para pemangku kepentingan yang hadir dalam musrenbang agar usulan-usulan yang disepakati dapat dipertanggungjawabkan kualitas dan validitasnya.
"Lakukan verifikasi dan validasi dengan tepat, supaya usulan masyarakat dapat dieksekusi dengan benar dan dapat diakomodir serta ditindaklanjuti. Selain itu, untuk usulan yang tidak dapat diakomodir agar diberikan feedback yang jelas kepada masyarakat," katanya.
Lurah Pulo, Anton, Prihasan menuturkan, dari 22 usulan yang diajukan oleh warga, ada dua usulan tidak dapat diakomodir dan sisanya diteruskan ke tingkat selanjutnya. "Usulan terbanyak untuk Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Suku Dinas Bina Marga menjadi perioritas warga," bebernya.
Sementara itu, Lurah Melawai, Muhammad Iqbal, menjelaskan, dari 20 usulan yang diajukan pada Musrenbang tahun ini, ada tiga usulan yang menjadi skala prioritas yang disepakati. Adapun usulan tersebut yakni, pembangunan atau peningkatan saluran di Jalan Panglima Polim X, XI dan XII. Kemudian, pembangunan dan pemeliharaan fisik konstruksi jalan di Jalan Panglima Polim IX, serta pembangunan pencahayaan di Jalan Panglima Polim II dan Jalan Wijaya X.
"Besar harapan kami, semua usulan yang telah dirumuskan dalam Forum Kelurahan hari ini dapat menjadi dasar rencana pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjungan," tandasnya.