Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin membuka lomba Festival Beduk Tingkat Kota, di Masjid Agung Sunda Kelapa, Kecamatan Menteng, Selasa (24/2).
Arifin mengapresiasi atas partisipasi 16 grup peserta yang mewakili delapan kecamatan wilayah Jakarta Pusat.
"Festival Beduk bukan sekedar perlombaan tetapi juga merupakan wujud pelestarian budaya Islam yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat kita," tutur Arifin.
Menurutnya, beduk bukan hanya alat musik tradisional melainkan simbol syiar, persatuan, dan semangat kebersamaan umat.
Untuk itu, lanjutnya, peserta Festival Beduk Tingkat Kota Jakarta Pusat agar dapat menunjukan semangat dan kreativitasnya dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri.
"Mari tunjukkan semangat berkarya, berekreasi serta melestarikan budaya lokal agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat lewat Festival Beduk," katanya.
"Nantinya tiga grup terbaik dari Festival Beduk akan mewakili Kota Jakarta Pusat pada ajang Tingkat Provinsi DKI Jakarta. Mudah-mudahan dapat merahi juara, jadikan kesempatan ini sebagai momentum menunjukkan kualitas terbaik," imbuhnya.
Arifin juga menyampaikan terima kasih kepada panita penyelenggara, dewan juri serta seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan kegiatan ini sehingga dapat terselenggara dengan baik.
Turut hadir dalam pembukaan Festival Beduk, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi DKI Jakarta Hani Pramono didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi DKI Jakarta Lisniawati Uus Kuswanto, didampingi Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin dan jajaran terkait lainnya.
Suku Dinas Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Pusat