SIARAN PERS
PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA
(Press Release)

JKF 2026 Ditutup, Catat Transaksi Rp55 Miliar dan Dihadiri 15 Ribu Pengunjung

Minggu, 05 Juli 2026 20:43

DKI Jakarta -
Rangkaian Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan resmi ditutup, Minggu (5/7). Selama dua hari penyelenggaraan puncak acara, JKF 2026 menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, komunitas kreatif, akademisi, lembaga keuangan, media, dan masyarakat dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menegaskan JKF 2026 menunjukkan pentingnya kreativitas dan kolaborasi sebagai fondasi pembangunan ekonomi Jakarta.

"JKF membuktikan bahwa kreativitas, inovasi, dan kolaborasi merupakan modal utama untuk membangun Jakarta yang lebih maju dan berkelanjutan. Semangat #JagaJakarta juga mengingatkan bahwa pembangunan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan gerakan bersama seluruh masyarakat," ujarnya.

Menurut Sekda Uus, momentum JKF semakin strategis menjelang peringatan lima abad Jakarta dan transformasi menuju kota global. Penguatan ekonomi kreatif, digitalisasi, inovasi, serta pemberdayaan UMKM akan terus menjadi fondasi penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi Jakarta.

Ke depan, JKF diharapkan terus berkembang sebagai platform kolaborasi strategis yang memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif, memperluas akses pembiayaan dan pasar, mempercepat digitalisasi, serta mendorong lahirnya inovasi dan wirausaha baru.

"Semangat kolaborasi yang terbangun melalui JKF diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Jakarta yang semakin inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, mengatakan penutupan JKF 2026 bukanlah akhir dari sebuah festival, melainkan penanda bahwa gerakan kolaborasi untuk memajukan ekonomi kreatif Jakarta harus terus berlanjut.

"Momentum JKF diharapkan terus menggerakkan UMKM, ekonomi kreatif, dan digitalisasi di Jakarta. Lebih dari itu, semangat kolaborasi ini menjadi modal penting menyongsong lima abad Jakarta untuk mewujudkan kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan," katanya.

Mengusung semangat kolaborasi, JKF 2026 menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pameran UMKM, business matching, festival ekonomi kreatif, edukasi, layanan publik, hingga berbagai kompetisi yang mendorong aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan.

Penyelenggaraan JKF 2026 melibatkan 377 tenant, terdiri atas 290 tenant UMKM serta 87 tenant layanan, edukasi, dan komunitas yang berkolaborasi dengan 67 lembaga dan instansi. Selama dua hari penyelenggaraan, JKF dikunjungi sekitar 15 ribu orang.

Berbagai perlombaan juga mendapat antusiasme tinggi dengan diikuti 1.940 peserta, meliputi Jakarta Youth Film Festival, Band Competition, Swara Bankers, JKF Fun Padel Competition, Festival Pangan Olahan, Lomba Dakwah Ekonomi Syariah, dan Festival Urban Farming.

Dari sisi ekonomi, total transaksi sepanjang rangkaian JKF 2026 mencapai Rp55 miliar, termasuk transaksi business matching pembiayaan dan ekspor UMKM. Selain itu, melalui Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI), berhasil dibangun komitmen pembiayaan perbankan kepada korporasi senilai Rp575 miliar.

JKF 2026 juga menghasilkan komitmen kerja sama antara perbankan dan sineas muda Jakarta Youth Film Festival. Capaian tersebut semakin menegaskan bahwa industri film dan musik merupakan sektor strategis yang mampu menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi di Provinsi DKI Jakarta.
  • Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta
Website:https://www.jakarta.go.id/pusatmedia
Twitter:@DKIJakarta
Facebook:Pemprov DKI Jakarta
Instagram:@DKIJakarta
Topik:Perekonomian
Download 
...

Foto 1

...

Foto 2