SIARAN PERS
PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA
(Press Release)

JAKIM 2026 Digelar 13-14 Juni, Gubernur Pramono: Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Selasa, 14 April 2026 13:59

Balai Kota -
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta International Marathon (JAKIM) pada 13–14 Juni 2026. Ajang lari berskala internasional yang diinisiasi Bank Tabungan Negara (BTN) ini diproyeksikan mempercepat transformasi kota sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi olahraga (sport destination), pariwisata, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kota.

 
“Pemerintah DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada Bank BTN karena Jakarta International Marathon terus diselenggarakan karena turut menggerakkan ekonomi. Saat ini, ajang ini sudah menjadi kegiatan yang ditunggu banyak orang, bahkan di tingkat internasional,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, pada Selasa (14/4).

 
Ia mengungkapkan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap JAKIM terlihat dari jumlah peserta yang tahun ini mencapai 45.000 orang. Gubernur Pramono menargetkan, pada perayaan 500 tahun Jakarta tahun depan, jumlah peserta meningkat hingga 50.000 orang.

 
“Ke depan, bukan hanya soal kategori lomba seperti 10K, half marathon, atau full marathon, tetapi juga bagaimana menciptakan kesemarakan, kebahagiaan, dan menjadikan Jakarta sebagai sport destination yang bisa dinikmati semua orang,” katanya.

 
Lebih lanjut, Gubernur Pramono menegaskan, penyelenggaraan JAKIM turut memberikan dampak ekonomi yang luas (multiplier effect). Kehadiran ribuan pelari dan wisatawan akan mendorong peningkatan di berbagai sektor, seperti perhotelan, kuliner, transportasi, ritel perlengkapan olahraga, hingga UMKM lokal.

 
“Penyelenggaraan ini akan memberikan multiplier effect yang signifikan. Hotel-hotel akan terisi, masyarakat datang dari berbagai daerah, dan UMKM bergerak,” ujarnya.
 
Sebagai bentuk dukungan, Pemprov DKI Jakarta akan menyediakan fasilitas transportasi umum gratis bagi peserta dan panitia selama pelaksanaan acara. Kebijakan ini diharapkan mempermudah akses menuju lokasi lomba sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas.

 
“Seluruh pelari dan panitia akan digratiskan menggunakan transportasi umum dengan menunjukkan nomor identitas peserta sebagai tanda keikutsertaan,” kata Gubernur Pramono.

 
Untuk memastikan kelancaran acara, Pemprov DKI Jakarta mengerahkan dukungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Satpol PP, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, hingga Dinas Pemuda dan Olahraga.

 
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon L.P. Napitupulu, mengatakan tingginya animo masyarakat terlihat sejak proses pendaftaran dibuka. Jumlah pendaftar bahkan telah melampaui lebih dari 40.000 orang sebelum pendaftaran ditutup.

 
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Bahkan, kami melihat antrean pendaftaran di kantor cabang sudah terjadi sejak malam hari. Ini menunjukkan JAKIM telah menjadi fenomena baru di masyarakat,” ujar Nixon.

 
Race Director JAKIM, Satrio, menilai tren olahraga lari di Jakarta terus meningkat dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Selain sebagai aktivitas fisik, lari juga menjadi sarana efektif untuk mengurangi stres.

 
“Lari sudah menjadi hiburan penting bagi masyarakat Jakarta. Selain menyehatkan, juga menjadi cara sederhana untuk melepas penat,” ungkapnya.

 
BTN JAKIM 2026 terdiri atas empat kategori lomba, yakni 5K, 10K, half marathon, dan full marathon. Ajang ini disiapkan dengan standar tinggi, mulai dari desain rute berpredikat Elite Road Race Label dari World Athletics, penyediaan water station, cooling zone, live tracking, hingga cheering zone yang menghidupkan atmosfer lomba.
  • Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta
Website:https://www.jakarta.go.id/pusatmedia
Twitter:@DKIJakarta
Facebook:Pemprov DKI Jakarta
Instagram:@DKIJakarta
Topik:Olahraga
Download 
...

Foto 1

...

Foto 2

...

Foto 3

...

Foto 4