SIARAN PERS
PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA
(Press Release)

Perkuat Ketahanan Pangan, Wagub Rano Hadiri Penandatanganan MoU Food Station dengan Pemkot Pariaman

Senin, 13 April 2026 15:46

Sumatera Barat -
Pariaman — Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, melakukan kunjungan kerja ke RMU (Rice Milling Unit/mesin penggilingan padi) di Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Sumatera Barat, pada Senin (13/4). Dalam kesempatan tersebut, Wagub Rano turut menyaksikan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ) dan Pemerintah Kota Pariaman.

 
 
Wagub Rano menegaskan, kunjungan ini merupakan wujud nyata sinergi dan semangat gotong royong antardaerah dalam mengelola potensi sumber daya alam secara cermat dan produktif, khususnya untuk memperkuat swasembada dan ketahanan pangan.

 
 
“Saya mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hadir langsung di Pariaman. Salah satunya untuk menyaksikan penandatanganan MoU kerja sama antara Food Station Jakarta dan pengelola rice milling di sini. Jakarta tidak memiliki lahan, tetapi memiliki kapasitas fiskal. Karena itu, Food Station menjalankan contract farming dengan sejumlah daerah untuk memenuhi kebutuhan pangan Jakarta yang sangat besar potensinya,” ujarnya.

 
 
Selain itu, Wagub Rano juga mengusulkan pengembangan budidaya ikan kembung kepada Pemerintah Kota Pariaman dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, seiring rencana revitalisasi kawasan pesisir.

 
 
“Singkatnya, Jakarta sangat memerlukan dukungan dari berbagai daerah untuk kerja sama. Harapan kami, kolaborasi ini bisa terus berkembang di berbagai sektor. Jakarta membutuhkan suplai ikan kembung dari sejumlah wilayah, termasuk Sumatera Barat dan Pariaman,” katanya.

 
 
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menilai kerja sama antara FSTJ dan Pemerintah Kota Pariaman merupakan bagian dari agenda besar nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan sektor pertanian.

 
 
“Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, penguatan terus dilakukan, mulai dari pengelolaan cadangan beras, stabilitas harga, hingga distribusi pangan yang lebih merata. Ketahanan pangan tidak hanya soal ketersediaan, tetapi juga keterjangkauan dan keberlanjutan,” urainya.

 
 
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menambahkan, pihaknya tengah mendorong penataan kawasan pesisir, pengembangan pariwisata, penguatan UMKM, serta pelestarian seni budaya dan pertanian. Ia menilai Jakarta sebagai kota metropolitan memiliki pengalaman dan inovasi yang dapat menjadi rujukan.

 
 
“Bagi kami, kerja sama dengan DKI Jakarta bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk belajar dari yang terbaik. Kami percaya kemajuan daerah tidak bisa dicapai sendiri, melainkan melalui kolaborasi,” tuturnya.

 
 
Melalui nota kesepahaman ini, pasokan beras untuk Jakarta diharapkan semakin terjamin sekaligus menjaga stabilitas harga melalui penguatan sisi pasokan. Kerja sama ini juga diharapkan dapat memperlancar rantai distribusi agar lebih efisien dan transparan, serta menekan risiko fluktuasi pasokan dan harga. Di sisi lain, kolaborasi ini membuka akses pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kota Pariaman.

 
 
Kunjungan kerja dan penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Biro Kerja Sama Daerah (KSD) DKI Jakarta, Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta Experience Board (JXB), Gapoktan Sepakat, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Barat dan Kota Pariaman.
  • Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta
Website:https://www.jakarta.go.id/pusatmedia
Twitter:@DKIJakarta
Facebook:Pemprov DKI Jakarta
Instagram:@DKIJakarta
Topik:Ketahanan Pangan
Download 
...

Foto 1

...

Foto 2

...

Foto 3

...

Foto 4