SIARAN PERS
PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA
(Press Release)

Pimpin Ratas, Gubernur Pramono: Percepat Normalisasi Sungai dan Perbaikan Jalan Rusak

Kamis, 29 Januari 2026 17:37

Jakarta Pusat -
Jakarta — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memimpin rapat terbatas (ratas) bersama jajaran di Balai Kota Jakarta, pada Kamis (29/1), membahas langkah strategis perbaikan infrastruktur dalam menghadapi musim penghujan. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan sejumlah langkah strategis penanganan banjir. Fokus utama diarahkan pada normalisasi Kali Cakung Lama, pembangunan waduk atau embung di Kali Angke, serta perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di Jakarta.

 
 
“Mengingat curah hujan yang diperkirakan masih tinggi, diperlukan penanganan di Kali Cakung Lama dan Kali Angke untuk mengurangi genangan di wilayah sekitarnya. Oleh karena itu, kami menyetujui dan akan segera memulai normalisasi Kali Cakung Lama,” ujarnya.

 
 
Gubernur Pramono menjelaskan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta akan melakukan normalisasi Kali Cakung Lama melalui pembebasan lahan. Area yang lahannya telah dibebaskan diminta segera dibersihkan dan dibangun turap. Untuk normalisasi Kali Ciliwung, pembangunan tanggul akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, sedangkan normalisasi Kali Cakung Lama menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.

 
 
Selain pembebasan lahan, Dinas SDA DKI Jakarta juga melakukan penguatan tanggul Kali Cakung Lama Segmen Pegangsaan Dua sepanjang 2,4 kilometer. Kegiatan ini merupakan bagian dari Jaktirta Project periode 2025–2027.

 
 
“Selanjutnya, Dinas SDA DKI Jakarta menyiapkan pengadaan tanah untuk Kali Cakung Lama Segmen Begog sepanjang sekitar 1,3 kilometer dengan lebar sungai rencana sekitar 15 meter. Ini menjadi prioritas kami dalam penanganan banjir jangka menengah,” jelasnya.

 
 
Gubernur Pramono juga memaparkan rencana pembangunan Embung atau Waduk Polor di Bendung Polor pada sistem aliran Kali Angke. Embung ini berfungsi sebagai tampungan air sementara untuk mereduksi debit puncak saat hujan lebat, sehingga limpasan air tidak langsung masuk ke sistem hilir dan dapat mengurangi potensi genangan, khususnya sebelum mengalir ke Cengkareng Drain.

 
 
“Pembangunan Embung Polor akan dilaksanakan oleh PAM Jaya dan segera direalisasikan agar debit air di Kali Angke dapat ditekan dan tidak seluruhnya langsung mengalir ke hilir,” tambahnya.

 
 
Sementara itu, terkait kondisi jalan berlubang akibat genangan air atau banjir, Dinas Bina Marga DKI Jakarta segera melakukan penanganan darurat, meliputi penambalan dan perbaikan jalan rusak, disertai perawatan rutin serta pemantauan berkala. Langkah ini dipercepat karena berdampak langsung terhadap kelancaran dan keselamatan mobilitas perkotaan.

 
 
“Sejauh ini, kami melakukan pembersihan tali-tali air dari endapan lumpur, sampah, dan daun kering agar aliran air di jalan raya dapat masuk ke saluran dengan lancar. Penanganan dilakukan pada seluruh ruas jalan di wilayah Jakarta di luar jalan tol, termasuk lokasi terdampak genangan. Penanganan permanen akan dilaksanakan setelah kondisi cuaca membaik,” papar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo.
  • Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta
Website:https://www.jakarta.go.id/pusatmedia
Twitter:@DKIJakarta
Facebook:Pemprov DKI Jakarta
Instagram:@DKIJakarta
Topik:Pengendalian Banjir,Pembangunan
Download 
...

Foto 1

...

Foto 2

...

Foto 3