Tim Gabungan Tinjau RSUD Kramat Jati

Kamis, 14 Oktober 2021 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 2145

Tim Gabungan Tinjau RSUD Kramat Jati

(Foto: Nurito)

Tim gabungan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan kunjungan ke RSUD Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (14/10).

Akan dinaikkan kelasnya dari Tipe D ke Tipe C

Rombongan peninjau dipimpin Kepala Bagian Kesehatan Biro Kesos Setda Pemprov DKI Jakarta, Mariana. Mereka meninjau sejumlah ruang layanan yang ada. Seperti ruang pendaftaran, rawat inap, poliklinik, IGD, ruang bersalin dan lainnya. Mereka juga mengecek data administrasi RSUD yang berada di Jl Inpres Kelurahan Tengah ini.

Menurut Mariana, kunjungan ini dilakukan terkait rencana peningkatan status RSUD Kramat Jati dari Tipe D ke Tipe C. 

"Untuk bisa naik kelas, ada kriteria dan syarat yang harus dipenuhi. Di antaranya tempat tidur rawat inap minimal 100 bed. Kemudian mereka juga harus menambah layanan spesialis. Seperti spesialis mata, THT dan lainnya," kata Mariana.

Dengan peningkatan status ini, kata Mariana, maka layanan di RSUD Kramat Jati juga nantinya lebih luas lagi. Karena semakin banyak layanan dokter spesialisnya. Sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh berobat karena sudah ada di RSUD Kramat Jati.

Selain itu, rumah sakit juga memberikan layanan online, sehingga pasien tak perlu lagi mengantre di ruang tunggu atau pendaftaran. Kemudian ada layanan jemput  pasien darurat menggunakan ambulans yang dilengkapi tenaga medis dan obat-obatan.

"Hasil kunjungan ini akan kita bahas lintas sektor. Kemudian akan dibuatkan berita acara dan disampaikan ke gubernur DKI. Secara umum dari hasil tinjauan lapangan, RSUD Kramat Jati ini sudah bisa ditingkatkan statusnya dari Tipe D ke Tipe C," lanjut Mariana.

Direktur RSUD Kramat Jati, Friana Asmely mengungkapkan, sebelum dilakukan peninjauan ini, dirinya sudah melakukan pemaparan di Dinas Kesehatan DKi dan balai kota DKI.

"Sejak tahun 2020 pun RSUD Kramat Jati telah kontribusi positif dan mulai meningkatkan kapasitas tempat tidurnya sehingga terpenuhi 100 tempat tidur. Ini sebagai salah satu syarat untuk menaikkan kelasnya," kata Asmely.

Menurutnya, persyaratan lainnya juga telah terpenuhi. Yakni soal ketersediaan layanan dokter spesialias. Di RSUD Kramat Jati saat ini sudah tersedia Poli obgyn (kandungan), penyakit dalam rehab medik, bedah. Kemudian ada poli fisioterapi, syaraf, anak, gigi, THT, kulit dan kelamin.

"Untuk keterampilan kompetensi kualifikasi SDM pun diakselerasi dengan pandemi COVID-19. Insyaallah SDM kami kompetensi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," lanjut Asmely.

Disebutkan, dalam dua bulan ke depan pihaknya juga akan menambahkan layanan spesialis kedokteran jiwa dan spesialis mata. Rumah sakit ini juga memiliki gudang farmasi, ruang isolasi dan kamar jenazah.

Sekadar diketahui, RSUD Kramat Jati saat ini memiliki 242 pegawai, 79 perawat, 17 bidan, 15 dokter umum dan 19 dokter spesialis.

BERITA TERKAIT
Realisasi Vaksinasi di Kramat Jati Capai 55,32 Persen

Realisasi Capaian Vaksinasi di Kramat Jati Capai 55,32 Persen

Jumat, 06 Agustus 2021 1362

RSUD Kramat Jati Dapat Bantuan Alat Kesehetan dari Kemendagri

RSUD Kramat Jati Terima Bantuan Peralatan Medis dari Kemendagri

Selasa, 08 Desember 2020 3473

BERITA POPULER
Sampah genangan kramatjati nur2

25 Ton Sampah Sisa Genangan di Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Kamis, 26 Maret 2026 1972

IMG 20260112 WA0040

Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 801

4.Rano Ajak 400 Anak Nonton Film Pelangi di Mars

Wagub Nonton Pelangi di Mars Bareng Anak Yatim-Piatu

Jumat, 27 Maret 2026 1328

P3k dki jakarta

Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

Minggu, 29 Maret 2026 1031

IMG 20260330 WA0073

Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

Senin, 30 Maret 2026 774

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks