Awas! Pelanggar Ganjil Genap Dikenakan Sanksi Tilang

Kamis, 02 September 2021 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 1580

Awas! Pelanggar Ganjil Genap Dikenakan Sanksi Tilang

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali melanjutkan pembatasan lalu lintas dengan sistem Ganjil Genap seiring diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Jakarta hingga 6 September 2021.

Secara elektronik dengan ETLE ataupun manual

Kebijakan Ganjil Genap diberlakukan pada ruas Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin dan Jalan HR Rasuna Said setiap hari mulai pukul 06.00-20.00 dengan pemberlakuan sanksi tilang bagi para pelanggar.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, sistem Ganjil Genap di tiga ruas jalan tersebut tetap berlaku pada Sabtu dan Minggu.

"Tilang akan dilakukan oleh polisi baik secara elektronik dengan ETLE ataupun manual secara langsung oleh anggota polisi di lapangan jika terbukti melanggar atau menerobos kawasan Ganjil Genap," ujarnya, Kamis (2/9).

Syafrin menjelaskan, kendaraan bermotor yang dikecualikan melintas di kawasan berlaku Ganjil Genap yakni;

a. Kendaraan bertanda khusus yang membawa masyarakat disabilitas

b. Kendaraan Ambulans

c. Kendaraan Pemadam Kebakaran

d. Kendaraan angkutan umum (plat kuning)

e. Kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik

f. Sepeda motor

g. Kendaraan angkutan barang khusus Bahan Bakar Minyak

dan Bahan Bakar Gas

h. Kendaraan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia meliputi,

1) Presiden/Wakil Presiden

2) Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat/Dewan

Perwakilan Rakyat/Dewan Perwakilan Daerah

3) Ketua Mahkamah Agung/Mahkamah Konstitusi/Komisi Yudisial/Badan Pemeriksa

Keuangan.

i. Kendaraan Dinas Operasional berplat merah, TNI dan Polri

j. Kendaraan Pimpinan dan Pejabat Negara Asing serta Lembaga Internasional yang menjadi tamu negara

k. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas

l. Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Polri seperti kendaraan Pengangkut Uang (Bank Indonesia, antar Bank, pengisian ATM) dengan pengawasan dari Polri

m. Kendaraan petugas kesehatan penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) selama masa penanggulangan bencana nasional yang diakibatkan oleh penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19)

n. Kendaraan mobilisasi pasien Corona Virus Disease (COVID-19)

o. Kendaraan mobilisasi vaksin Corona Virus Disease (COVID-19)

"Pengecualian juga diberikan untuk kendaraan pengangkut tabung oksigen dan kendaraan angkutan barang pengangkut logistik," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ganjil Genap Diperpanjang, Ini Pengecualian Kendaraan Boleh Melintas

Ganjil Genap Diperpanjang, Ini Pengecualian Kendaraan Boleh Melintas

Rabu, 18 Agustus 2021 1609

Lima Anggota Sudinhub Jaktim Diperbantukan Awasi Gage Jl Sudirman

Lima Personel Sudinhub Jaktim Bantu Awasi Gage Jl Sudirman

Kamis, 12 Agustus 2021 1558

Mulai Senin, Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PTM Terbatas Pada 610 Sekolah

Mulai Senin, Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PTM Terbatas pada 610 Sekolah

Jumat, 27 Agustus 2021 2870

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2344

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2359

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1710

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 978

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1759

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks