KPID Jakarta Optimistis Ekonomi Bangkit Lewat Penyiaran

Kamis, 01 April 2021 Reporter: Yudha Peta Ogara Editor: Erikyanri Maulana 2361

Peringati Hari Penyiaran, KPID Jakarta Optimistis Ekonomi Bangkit Lewat Penyiaran

(Foto: doc)

Hari Penyiaran Nasional ke-88 tahun ini diperingati pada 1 April 2021. Dalam refleksi setahun ini, Komisi Penyiaran mengangkat tema Penyiaran Mendorong Kebangkitan Ekonomi Pasca-Pandemi.

Vaksinasi nasional dan penurunan jumlah penderita COVID-19 membangkitkan kembali optimisme akan kebangkitan ekonomi Indonesia,

Wakil Ketua KPID Provinsi DKI Jakarta, Rizky Wahyuni mengatakan, tema tersebut relevan dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini.

"Vaksinasi nasional dan penurunan jumlah penderita COVID-19 membangkitkan kembali optimisme akan kebangkitan ekonomi Indonesia. Pariwisata mulai bergeliat dan ekonomi mulai bangkit. Tentu ini tidak terlepas dari peran penyiaran. Kami sangat optimis ekonomi Indonesia bangkit lewat penyiaran," ujar Rizky dalam keterangan tertulis yang diterima Beritajakarta.id, Kamis (1/4).

Lembaga penyiaran seperti televisi dan radio pada masa pandemi berperan memberikan informasi kepada masyarakat dengan baik. Keduanya  menyampaikan informasi penerapan prosedur kesehatan kepada masyarakat secara masif dan reguler.

"Selain itu lembaga penyiaran saat ini membantu mengangkat informasi tentang potensi usaha terutama usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan sector riil lain. Lalu potensi wisata new normal yang dapat membangkitkan perekonomian masyarakat pascapandemi dalam berbagai bentuk program siaran," jelasnya.

Ia melanjutkan, pandemi yang melanda dunia dan Indonesia sejak satu tahun terakhir menjadikan hampir seluruh sektor kehidupan lumpuh. Seperti sektor pendidikan, ekonomi, pariwisata, dan penyiaran terdampak lebih awal.

"Dengan adanya pembatasan produksi siaran menghadirkan orang banyak seperti produksi sinetron, variety show, talkshow serta iklan yang berkurang karena pembatasan produksi-produksi iklan. Sekarang sudah semakin membaik," ungkapnya.

Ditambahkan Rizky, bidang penyiaran memiliki agenda digitalisasi penyiaran yang akan ditandai dengan Analog Switch Off (ASO) pada 2022 mendatang. Provinsi DKI Jakarta memasuki tahap 1 ASO 30 Juni/17 Agustus 2021. Dalam pelaksanaan ASO nanti sekurang-kurangnya 66% rumah tangga (setara 44.5 juta rumah tangga) terdampak, termasuk 10 juta masyarakat Provinsi DKI Jakarta.

"Digitalisasi penyiaran ini dapat membangkitkan ekonomi masyarakat dengan pembukaan lapangan usaha baru bidang penyiaran, akan banyak muncul lembaga penyiaran baru dalam digitalisasi penyiaran. Setidaknya minimal ada 64 channel HDTV dan 104 SDTV di Wilayah Layanan Provinsi DKI Jakarta saja," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pelaksanaan ASO Berdampak pada Minimal 66 Persen Rumah Tangga

Hadapi Digitalisasi Penyiaran, KPID DKI Jakarta Siapkan Gerakan CERDAS

Rabu, 31 Maret 2021 2295

Jakarta Menyosong ASO Penyiaran TV Digital Teresterial 2021

Jakarta Menyongsong ASO Penyiaran TV Digital Teresterial 2021

Kamis, 28 Januari 2021 3653

 KPID DKI Gelar Webinar Penyiaran Sebagai Media Pendidikan

KPID DKI Gelar Webinar Penyiaran Sebagai Media Pendidikan

Jumat, 16 Oktober 2020 2519

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 2565

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1371

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 875

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1303

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 539

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks