Para petani di RW 04, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres akhirnya bisa menikmati panen yang melimpah. Bagaimana tidak, meski sebagian besar wilayah ibu kota beberapa waktu lalu sempat diterjang banjir, namun lahan seluas 20 hektare milik para petani justru terbebas dari banjir. Alhasil, sebanyak 170 ton padi atau rata-rata 6,8 ton per hektare dipanen oleh petani.
Basuki (55), salah satu petani yang tergabung dalam kelompok Tani Jawa Indah, RW 04, Kelurahan Semanan mengatakan, saat musim hujan yang terjadi Januari hingga Februari lalu sebanyak 20 hektare lahan padi aman dari banjir.
"Selama ini pengairan lahan padi kami berasal dari limbah warga. Dan lahan kami selama musim hujan terbebas dari banjir. Jusru ketika musim hujan airnya semakin bagus hingga mutu hasil panennya justru semakin bagus," ujar Basuki, Selasa (4/3).
Dalam satu tahun, kata Basuki, para petani padi di Semanan dapat melakukan panen sebanyak tiga kali dengan rata-rata mendapatkan padi sebanyak 6,8 hingga 7 ton dalam sekali panen.
Kepala Sudin Pertanian dan Peternakan Jakarta Barat, Joko Riyanto menuturkan, di Kecamatan Kalideres terdapat sentra penanaman padi seluas 289 hektare yang tersebar di Kelurahan Semanan sebanyak 43 hektare, Pegadungan 203 hektare dan Kamal 43 hektare.
"Selama musim hujan, lahan petani di RW 04 aman dari banjir dan justru baru panen raya yang hasilnya melimpah dan mutunya juga bagus," tandas Joko.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus
Senin, 24 Agustus 2026
757
Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus
Kamis, 20 Agustus 2026
1505
LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan 26 Agustus
Sabtu, 22 Agustus 2026
1001
Asyik, Sekarang Ada Bioskop Mini di Rusun Pasar Rumput
Senin, 24 Agustus 2026
516
Pramono Tegaskan Komitmen Pemprov DKI Bangun Jakarta