Transjakarta Optimalkan Pola Pengaturan saat PSBB Transisi

Kamis, 11 Juni 2020 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Erikyanri Maulana 2938

PSBB Transisi, Transjakarta Optimalkan Pola Pengaturan

(Foto: doc)

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah menerapkan mekanisme antisipasi pengurai kepadatan dan penumpukan pelanggan seiring dengan mulai meningkatnya kebutuhan bertransportasi warga setelah berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Data dan catatan yang kami miliki, waktu urai berhasil diturunkan dari 25-30 menit pada awal PSBB transisi,

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo mengatakan, penerapan mekanisme ini telah teruji dapat menurunkan tingkat kepadatan dan penumpukan pelanggan di halte-halte transit pada jam-jam sibuk dengan kecepatan dan ketepatan angkut hingga lebih dari tiga kali dari waktu normal.

"Data dan catatan yang kami miliki, waktu urai berhasil diturunkan dari 25-30 menit pada awal PSBB transisi dimulai hingga kurang dari 5 (lima) menit mulai hari ke tiga atau penurunan kepadatan dan penumpukan pelanggan hingga 80 persen," ujar Nadia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6).

Dia menambahkan, Transjakarta setiap menit berjibaku mengurai kepadatan dan penumpukan pelanggan. Selain melakukan modifikasi juga memastikan sterilisasi jalur untuk kelancaran perjalanan dispatch, menambah personel pengatur kepadatan dan penumpukan pelanggan di halte dan antrean, mengatur dan mengawasi kepadatan angkut dalam bus untuk memastikan sesuai dengan protokol jarak untuk memutus penularan virus COVID-19.

Dikatakan Nadia, Command Center Tije mengindikasi lokasi halte yang akan padat dan melakukan pilihan dispatch untuk kemudian menginformasikan koordinator wilayah dan halte tertuju untuk dilakukan proses penguraian. Petugas menerapkan empat protokol tindakan sebagai berikut:

• Pengaturan posisi antrean dengan memaksimalkan area halte dengan tetap menjalankan prosedur physical distancing.

• Penutupan sementara bagi pelanggan yang hendak masuk dari luar halte.

• Percepatan arus pelanggan keluar halte dengan tetap mengikuti mekanisme tap out pada gate keluar.

• Melakukan pengaturan proses penurunan pelanggan dengan cara menahan kedatangan bus untuk sementara.

Sementara itu tim pengatur laju bus menyiapkan strategi-strategi khusus seperti:

• Menyiapkan unit bus yang kosong yang standby di halte terdekat.

• Memberlakukan rute poros atau tidak melayani sampai halte ujung terhadap rute-rute yang sudah di  evaluasi jumlah pelannggannya di halte ujung untuk melayani halte yang padat.

• Mendispatch bus kosong untuk langsung melayani halte yang sedang terjadi antrian kepadatan dan  penumpukan pelanggan.

• Memodifikasi rute langsung ke tujuan tanpa harus transit guna meminimalisir antrian pelanggan dan penumpukan di halte transit.

• Memperbantukan dengan bus dari rute yang sepi untuk mengurai rute yang haltenya padat dan terjadi penumpukan pelanggan.

Sementara itu, selama masa PSBB, Transjakarta melayani rata-rata 127.306 pelanggan per hari di 13 koridor dengan pembatasan waktu operasional dari pukul 06.00 -18.00 WIB untuk umum dan 22.00 – 24.00 WIB untuk petugas kesehatan. Setelah pemberlakuan masa PSBB Transisi, rata-rata jumlah pelanggan Transjakarta naik sebesar 22 persen per hari dengan waktu operasional yang masih dibatasi, penambahan operasional mulai pukul 05.00 - 22.00 WIB untuk umum dan hingga pukul 24.00 WIB untuk petugas kesehatan dan penambahan 3 (tiga) rute integrasi stasiun Kereta Commuter Indonesia (KCI).

Sejak status PSBB diumumkan, operasional harian Transjakarta tercatat menjangkau sepanjang 231 kilometer melintasi 13 koridor untuk melayani lima wilayah DKI Jakarta. Transjakarta berupaya untuk terus dapat melayani warga DKI yang terpaksa harus bepergian di masa pandemi ini dengan baik dan sehat melalui penerapan dan monitoring protokol kesehatan operasional dan layanan yang rigid.

"Kami tidak akan lelah untuk selalu mengingatkan pelanggan agar menjaga kesehatan, mematuhi protokol demi kesehatan dan keselamatan sesama," tandasnya.


BERITA TERKAIT
DTKJ Minta Optimalisasi Armada Bus Urai Penumpukan Penumpang

DTKJ Ingin Transportasi Umum Diperbanyak Saat PSBB Transisi

Selasa, 09 Juni 2020 2453

Pemprov DKI Ujicoba Penataan Stasiun Sudirman Jakpus

Pemprov DKI Uji Coba Penataan Kawasan Stasiun Sudirman

Jumat, 05 Juni 2020 5339

PSBB Transisi Berikut Layanan Transjakarta

Ini Operasional Layanan Terbaru Bus Transjakarta

Jumat, 05 Juni 2020 4928

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9220

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3185

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3611

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1473

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1899

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks