Kepala Dinas Gulkarmat Ajak Warga Semakin Peduli Bahaya Kebakaran

Selasa, 18 Februari 2020 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 2005

Kepala Dinas Gulkarmat Ajak Warga Semakin Peduli Bahaya Kebakaran

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Kepala Dinas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengajak warga untuk semakin peduli tentang bahaya kebakaran.

Tanggap bencana kebakaran

Satriadi mengatakan, Dinas Gulkarmat secara rutin melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait langkah preventif maupun penanganan dini kebakaran.  

"Jajaran di Dinas Gulkarmat DKI Jakarta memiliki komitmen untuk menghapus jarak dengan masyarakat agar upaya penanggulangan kebakaran berjalan maksimal," ujarnya, Selasa (18/2).

Satriadi menjelaskan, pihaknya juga siap menerima undangan dari warga yang memerlukan informasi lebih banyak mengenai Gulkarmat. Seperti halnya kegiatan Ngongko di Bale Warga yang diinisiasi warga RW 10, Kelurahan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Kegiatan itu mengangkat topik bersama masyarakat kita tingkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Ini sangat baik, dan pasti kita mendukung," terangnya.

Satriadi menjelaskan, petugas pemadam kebakaran harus menyambangi warga baik melakukan sosialisasi bahaya dan pencegahan kebakaran, serta berkoordinasi dengan masyarakat.

"Kami tidak ada gap antara pemadam dengan masyarakat. Pemadam harus turun ke bawah sambangi, harus ada koordinasi dengan warga. Jangan ada pemikiran pemadam kerja kalau ada kebakaran saja," ungkapnya.

Menurutnya, selain bertatap muka dengan warga kegiatan ini menjadi sarana sosialisasi yang dikemas dengan santai tapi juga sarat informasi karena membuka sesi diskusi atau tanya jawab.

Tujuannya, agar masyarakat di lingkungan RT dan RW lebih mengetahui bagaimana cara mencegah serta penanggulangan awal apabila terjadi kebakaran.

"Giat berkunjung ke permukiman warga seperti ini akan dilakukan bergilir. Sekaligus saya ingin melihat keaktifan sektor dalam manajemen wilayahnya," ucapnya.

Ia menambahkan, semua pengurus RT/RW di DKI Jakarta harus memiliki nomor telepon pemadam kebakaran atau 112. Untuk itu, sosialisasi dan edukasi kepada pengurus RT/RW juga harus dilakukan secara masif.

"Kita ingin ada tanggap bencana kebakaran. Saya berharap dengan kegiatan seperti ini dapat membuat masyarakat lebih mewaspadai bahaya kebakaran," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sudin Gulkarmat Jaktim Tangani 568 Kasus Kebakaran

Sudin Gulkarmat Jaktim Tangani 568 Kasus Kebakaran

Kamis, 26 Desember 2019 1868

 120 Warga Jakut Dilatih Penanganan Dini Kebakaran

120 Warga Jakut Dilatih Penanganan Dini Kebakaran

Senin, 18 November 2019 1824

 40 Warga Pinang Ranti Ikuti Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Warga Pinang Ranti Diedukasi Penanggulangan Kebakaran

Rabu, 13 November 2019 13064

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 4883

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5563

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1470

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1094

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1995

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks