Petukangan Diusulkan Jadi Destinasi Wisata Seni Budaya Silat Beksi

Jumat, 03 Mei 2019 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Rio Sandiputra 7864

Penggiat Seni Ajukan Petukangan Sebagai Wilayah Destinasi Wisata, Sejarah, Budaya dan Religi

(Foto: Wuri Setyaningsih)

Penggiat seni dan keluarga besar Silat Beksi Petukangan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ingin wilayahnya dijadikan destinasi wisata budaya Betawi. Sebab kawasan ini memiliki sejarah perkembangan Silat Beksi yang merupakan ilmu bela diri khas Betawi.

Dari lima tokoh ini, kemudian Silat Beksi berkembang lebih luas,

Pendiri Sanggar Seni Betawi Fajar Ibnu Sena, Abdul Aziz menuturkan, Silat Beksi di Petukangan dibawa pertama kali oleh Haji Godjalih yang merupakan murid dari Ki Marhali sekitar tahun 1913. Kemudian ia mengembangkannya hingga memiliki murid Haji Hasbullah, Kong Nur, Kong Simin dan Mandor Minggu.

"Dari lima tokoh ini, kemudian Silat Beksi berkembang lebih luas. Makam kelima nya juga ada di Petukangan, dirawat dengan baik. Bahkan keturunannya ada di sini aktif menjaga tradisi Betawi," ujarnya, Jumat (3/5).

Berdasarkan sejarah inilah, lanjut Aziz, banyak penggiat seni budaya Betawi yang ingin kawasan Petukangan jadi destinasi wisata budaya sejarah. "Ya sangat layak Petukangan diajukan sebagai destinasi wisata, budaya , sejarah dan religi," ungkapnya.

Para penggiat pun tidak hanya asal mengajukan. Mereka telah melakukan riset dan audiensi dengan Komisi B DPRD DKI, Pemkot Jakarta Selatan, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta.

Sebelum diajukan, sambung Azis, pihaknya telah melakukan riset, audiensi dengan Komisi B DPRD Provinsi DKI, Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, dan Pemprov DKI Jakarta. Selama audiensi mereka sangat mendukung. Selain itu pada tahun 2015 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Dirjen Kebudayaan telah menetapkan Silat Beksi menjadi Warisan Budaya Tak Benda Provinsi DKI Jakarta bersumber dari Petukangan.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali mengaku mendukung pengajuan tersebut, dan telah melakukan audiensi.

"Kita lihat dua hingga tiga bulan ke depan. Setelah itu skemanya seperti apa nanti Sudin Parbud Jaksel yang akan mengurusnya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Pemkot Jaksel Pasang Tiga Papan Plang Aset di Kavling Cermai

Lahan Pemprov DKI di Petukangan Utara Dipasang Plang Pengamanan Aset

Rabu, 27 Februari 2019 2526

40 Warga Ikuti Pelatihan Kewirausahaan di RPTRA Bhinneka

40 Warga Ikuti Pelatihan Kewirausahaan di RPTRA Bhinneka

Senin, 11 Maret 2019 1827

Tiga Pohon Tumbang di Jaksel di Evakuasi

Petugas Gabungan Evakuasi Pohon Tumbang di Jaksel

Selasa, 22 Januari 2019 2892

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2536

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 3250

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1217

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 729

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1304

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks