Saluran Air di Jalan Abdul Muis Dinormalisasi

Jumat, 21 September 2018 Reporter: Suparni Editor: Andry 2657

Saluran Sepanjang 100 Meter di Jalan Abdul Muis Dinormalisasi

(Foto: Suparni)

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat menormalisasi saluran air di Jalan Abdul Muis, Gambir.

Kita normalisasi sepanjang 100 meter dengan kedalaman satu meter dan lebar 80 sentimeter

Pengerjaan normalisasi meliputi pengerukan, pembongkaran inrit dan pembangunan manhole.

"Kita normalisasi sepanjang 100 meter dengan kedalaman satu meter dan lebar 80 sentimeter. Kita memakai material pasir dan batu kali," ujar Fajar, Kepala Seksi Pembangunan Suku Dinas SDA Jakarta Pusat, Jumat (21/9).

Fajar menjelaskan, sebelumnya, kondisi saluran air lokasi sudah menyempit dan dangkal karena tertutup inrit. Normalisasi saluran sendiri ditargetkan selesai pada Oktober 2018 nanti.

"Kita juga kerahkan 10 satgas dan satu unit mini escavator dalam normalisasi ini," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Saluran Air di Jalan Petojo VII Cideng Dikeruk

Saluran Air di Jalan Petojo VII Cideng Dikuras

Selasa, 18 September 2018 3029

Saluran Air Jalan Rawa Sawah IV Dibersihkan

Saluran Air Jalan Rawa Sawah IV Dibersihkan

Senin, 17 September 2018 2878

Saluran Air di Jalan Petojo Binatu Raya Dinormalisasi

Saluran Air Jalan Petojo Binatu Raya Dikuras

Senin, 17 September 2018 3617

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 1979

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1163

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 904

LRT jakarta jati

Kelanjutan Pembangunan LRT Jakarta Perlu Didukung Sumber Pendanaan Baru

Kamis, 17 September 2026 498

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 425

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks