Saluran Air di Jalan Abdul Muis Dinormalisasi

Jumat, 21 September 2018 Reporter: Suparni Editor: Andry 2503

Saluran Sepanjang 100 Meter di Jalan Abdul Muis Dinormalisasi

(Foto: Suparni)

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat menormalisasi saluran air di Jalan Abdul Muis, Gambir.

Kita normalisasi sepanjang 100 meter dengan kedalaman satu meter dan lebar 80 sentimeter

Pengerjaan normalisasi meliputi pengerukan, pembongkaran inrit dan pembangunan manhole.

"Kita normalisasi sepanjang 100 meter dengan kedalaman satu meter dan lebar 80 sentimeter. Kita memakai material pasir dan batu kali," ujar Fajar, Kepala Seksi Pembangunan Suku Dinas SDA Jakarta Pusat, Jumat (21/9).

Fajar menjelaskan, sebelumnya, kondisi saluran air lokasi sudah menyempit dan dangkal karena tertutup inrit. Normalisasi saluran sendiri ditargetkan selesai pada Oktober 2018 nanti.

"Kita juga kerahkan 10 satgas dan satu unit mini escavator dalam normalisasi ini," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Saluran Air di Jalan Petojo VII Cideng Dikeruk

Saluran Air di Jalan Petojo VII Cideng Dikuras

Selasa, 18 September 2018 2819

Saluran Air Jalan Rawa Sawah IV Dibersihkan

Saluran Air Jalan Rawa Sawah IV Dibersihkan

Senin, 17 September 2018 2605

Saluran Air di Jalan Petojo Binatu Raya Dinormalisasi

Saluran Air Jalan Petojo Binatu Raya Dikuras

Senin, 17 September 2018 3196

BERITA POPULER
Warga beri dukungan RDF plant ist

Dukungan RDF Plant Rorotan Datang dari Warga Sekitar

Jumat, 06 Februari 2026 4191

Polusi kendaraan dok

Pramono Ungkap Strategi Atasi Polusi Udara Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 748

ASN pemprov dki jakarta wfa

Terapkan WFA Lebaran, Pramono Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu

Rabu, 11 Februari 2026 537

Halte transjakarta cawang sentral otoy2

Transjabodetabek Cawang-Cikarang Resmi Beroperasi

Rabu, 11 Februari 2026 501

Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Iwan Setiawan folmer ist

BI Prediksi Perekonomian Jakarta 2026 Terus Tumbuh

Senin, 09 Februari 2026 721

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks