Rehab SMAN 19 Terkendala Status Cagar Budaya

Kamis, 09 Oktober 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Erikyanri Maulana 10182

Renovasi Gedung SMA 19 Tambora Terhambat Status Cagar Budaya

(Foto: doc)

Keinginan para guru serta siswa SMAN 19 Tambora untuk bisa menikmati fasilitas serta sarana sekolah yang memadai sepertinya belum akan terwujud dalam waktu dekat. Pasalnya renovasi sekolah yang sudah diusulkan sejak beberapa tahun lalu itu masih terkendala izin terkait status bangunan sekolah yang merupakan cagar budaya.

Jadi, persoalannya bukan dana. Tapi, mekanisme dan izin renovasi bangunan cagar budaya yang membuat rehab sampai saat ini masih belum bisa dilakukan

Pantauan beritajakarta.com, kerusakan gedung sekolah itu antara lain terdapat pada bagian dinding utama mulai dari bagian luar hingga dalam gedung yang sudah terlihat retak-retak. Tak hanya itu, kusen jendela dan pintu kayu yang ada di hampir tiap ruangan terlihat rusak. Bahkan, ada sejumlah ruangan yang tidak lagi memiliki jendela maupun pintu. 

Kondisi tak jauh berbeda juga terlihat pada bagian atap sekolah di mana banyak bagian internitnya bolong dan sering bocor saat turun hujan.

Wakil Kepala SMAN 19, Lukman mengatakan, kerusakan pada gedung sekolah sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir. "Dari awal pembangunannya, gedung ini tidak pernah diperbaiki. Saat ini kerusakannya makin parah, kami khawatir bangunannya ambruk," ujar Lukman, Kamis (9/10).

Sementara itu, Kasie Sarana dan Prasarana Sudin Pendidikan Menengah Tinggi Jakarta Barat, Alex Usman mengatakan, renovasi gedung SMAN 19 sebetulnya sudah diprogramkan sejak tahun anggaran 2012 sebesar Rp 14 miliar. Lalu, tahun 2013 juga kembali dianggarkan dengan nilai yang sama yakni Rp 14 miliar.

Dikatakan Alex, rehab sekolah tersebut selama ini selalu terkendala izin dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta. Pasalnya, bangunan sekolah merupakan bangunan cagar budaya. "Jadi, persoalannya bukan dana. Tapi, mekanisme dan izin renovasi bangunan cagar budaya yang membuat rehab sampai saat ini masih belum bisa dilakukan," katanya.

Meski begitu, sambung Alex, tahun anggaran 2015 nanti pihaknya tetap akan mengusulkan anggaran perbaikan untuk merehab bangunan yang berdiri tahun 1901 tersebut. Dirinya berharap izin rehab bisa segera diterbitkan agar tidak mengganggu proses kegiatan belajar dan mengajar (KBM).

Sementara itu, terkait realisasi program anggaran 2014, ditambahkan Alex, pihaknya sudah melakukan kontrak kerja dengan rekanan untuk 26 unit kegiatan. Kegiatan itu diantaranya, pengadaan barang dan jasa untuk SMKN dan SMAN, yaitu pengadaan virtual smart learning, alat scanner dan printer, literatur smart teaching, multimedia interaktif assesment matematika dan lain sebagainya.

"Total dari 26 kegiatan tersebut anggarannya mencapai Rp 143,6 miliar lebih," tandas Alex. 

 

BERITA TERKAIT
Rehab Gedung Sekolah

Pembangunan Gedung SDN 01 & 10 Duri Kepa Dilanjutkan

Selasa, 07 Oktober 2014 5798

Tidak Ada Anggaran, Rehab Total SDN Malaka Jaya 06 Terhenti

Rehab SDN Malaka Jaya 06 Terhenti

Selasa, 30 September 2014 9353

Enam Bulan Bangunan SDN 05 Pondok Kelapa Pagi Rusak

Gedung SDN 05 Pondok Kelapa Belum Diperbaiki

Selasa, 26 Agustus 2014 9893

Saya tidak mengerti kenapa pak Lasro tidak bisa dekat, mestinya mendekat ke bawahannya.

Disdik Akan Kaji Penerapan Kurikulum 2013

Selasa, 12 Agustus 2014 6716

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2542

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1208

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 973

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 515

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 420

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks