Kamis, 27 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Dunih
4670
(Foto: doc)
Pengerjaan normalisasi waduk di ibu kota akan ditangani sendiri oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) DKI. Kebijakan ini dinilai efisien, karena mampu menghemat anggaran hingga 70 persen. Sebab, selama ini normalisasi dilakukan dengan menyewa alat berat milik swasta.
"Normalisasi waduk dikerjakan pakai alat berat milik kita sendiri dan cuma sewa tenaga operator saja. Anggaran kita bisa dihemat hingga 70 persen," kata Basuki Tjahaja Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balaikota, Kamis (27/3).
Ia mengatakan, pihaknya masih akan menormalisasi sejumlah waduk di ibu kota pada 2014. Untuk itu, Pemprov DKI akan membeli lagi sejumlah alat berat yang akan digunakan untuk pengerjaan normalisasi waduk tersebut.
"Jadi Pak Jokowi sudah memutuskan pengerukan waduk ditangani sendiri, karena bisa hemat 50 sampai 70 persen. Kita tidak mau lagi pakai kontraktor swasta buat bangun waduk," ujarnya.
Ia mengungkapkan, pembelian alat berat telah dianggarkan dalam APBD DKI 2014 yang saat ini telah disetujui oleh Kemendagri. Anggarannya sendiri, katanya, saat ini telah cair sehingga sudah bisa digunakan.
Basuki menambahkan, Pemprov DKI juga bersedia membantu warga yang memiliki waduk sendiri untuk melakukan pengerukan. Ini dilakukan untuk mengatasi banjir yang selama ini menjadi persoalan serius bagi ibu kota.
"Misalnya waduk di ISTN Srengseng Sawah itu, luasnya sekitar 4,5 hektare, yang punya lahan mau mendalamin waduknya, kami mau kirim bantuan buat dalamin itu waduk. Jadi waduk-waduk milik orang pun kalau mereka minta kita untuk kerjain, gratis kita kerjain," tambahnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7036
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4657
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2172
Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang
Selasa, 27 Oktober 2026
2203
Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan