PAM Jaya Bakal Bangun Dua Instalasi Pengolahan Air Baru

Selasa, 03 Oktober 2017 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 2946

PAM Jaya Kaji Pembangunan 2 IPA Baru

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya, sedang melakukan studi kelayakan pembangunan dua instalasi pengolahan air (IPA) baru di wilayah Pesanggrahan dan Pejaten, Jakarta Selatan. Rencananya, pembangunan IPA ini akan dimulai pada 2018 mendatang.

Kalau semua sesuai rencana, keduanya bisa dioperasikan pada 2019

Direktur Teknik PAM Jaya, Barce Simarmata mengatakan, studi kelayakan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Setelahnya, pembangunan bisa memakan waktu hingga satu tahun.

"Kalau semua sesuai rencana, keduanya bisa dioperasikan pada 2019. Tapi kita juga butuh izin pemanfaatan air dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," katanya, Selasa (3/10).

Dijabarkan Barce, IPA yang akan dibangun di Pesanggrahan bersumber dari Kali Pesanggrahan dengan kapasitas 750 liter per detik. Sedangkan IPA Pejaten bersumber dari Kali Ciliwung dengan kapasitas 500 liter per detik.

"IPA Hutan Kota Penjaringan kita berharap bisa beroperasi akhir tahun depan. Saat ini sedang tahap konstruksi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IPAL di Pulau Tidung Untuk 600 Warga

IPAL di Pulau Tidung Ditarget Rampung Desember

Minggu, 17 September 2017 2497

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2874

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1258

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1053

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1195

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 585

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks