Dua Loksem Kuliner akan Direvitalisasi

Senin, 03 Juli 2017 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 1938

2 Loksem Kuliner Akan Direvitalisasi

(Foto: doc)

Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta, akan merevitalisasi lokasi sementara (loksem) pedagang kaki lima di Kwini dan di samping Mall City Walk. Ditargetkan, revitalisasi rampung dalam dua bulan.

Rencana pembangunan dimulai Juli ini dan rampung dua bulan.

Kepala Dinas KUKMP DKI Jakarta, Irwandi mengatakan, nantinya Loksem Kwini seluas 500 meter akan menampung 36 pedagang. Sedangkan loksem di samping Mall City Walk seluas 600 meter persegi bakal menampung  20 kios. 

"Rencana pembangunan dimulai Juli ini dan rampung dua bulan. Keduanya diperuntukkan bagi kuliner," katanya,  Senin (3/7).

Dijelaskan Irwandi,  revitalisasi kedua loksem ini menggunakan dana corporate social responcibilty (CSR)  dengan konsep bangunan seperti kios pedagang nasi kapau di Kramat, Jakarta Pusat. 

BERITA TERKAIT
Plt Gubernur Resmikan Loksem JP 34 Dan Lokbin Pasar Minggu

Loksem JP 34 dan Lokbin Blok C Pasar Minggu Diresmikan

Senin, 22 Mei 2017 2943

Dewan Dorong Revitalisasi Terintegerasi di Setu Babakan

Revitalisasi Setu Babakan Harus Dilakukan Secara Komprehensif

Selasa, 13 Juni 2017 2769

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9282

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3239

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3667

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1953

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1524

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks