BPPBJ Gelar Pelatihan Evaluasi Penawaran Pengadaan

Selasa, 02 Mei 2017 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 2583

 BPPBJ Gelar Pelatihan Evaluasi Penawaran Pengadaan

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta menggelar pelatihan evaluasi penawaran pengadaan. Kegiatan yang digelar di Ruang Profesional BPPBJ DKI Jakarta itu diikuti 30 Pegawai Negeri Sipil (PNS) anggota Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan BPPBJ.

Dengan memahami regulasi mereka dapat meminimalisir resiko gagal pengadaan

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) BPPBJ DKI Jakarta, Subekti mengatakan, kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman anggota Pokja tentang proses pengadaan. Sehingga kegagalan pengadaan dapat diminilisir.

"Dengan memahami regulasi mereka dapat meminimalisir resiko gagal pengadaan. Makanya di sini peserta diajak mengeksplorasi persoalan dalam pengadaan," ujarnya, Selasa (2/5).

Diakui Subekti, tidak semua regulasi mengatur rinci teknis dan mekanisme pengadaan. Sehingga, dibutuhkan pemahaman cukup untuk tetap melaksanakan pengadaan yang belum diatur rinci oleh regulasi.

"Ini merupakan angkatan pertama dan rencana tiga angkatan. Setiap angkatan diikuti 30 orang," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BPPBJ inginkan sertifikasi PHL

BPPBJ Ingin PHL Bidang Konstruksi Bersertifikasi

Jumat, 21 April 2017 7681

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2826

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1246

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1033

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1172

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 571

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks