DPRD DKI Sampaikan Laporan Hasil Reses Kedua

Jumat, 22 Juli 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Andry 3774

DPRD DKI Sampaikan Laporan Hasil Reses Kedua

(Foto: Reza Hapiz)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyampaikan hasil kegiatan reses kedua tahun anggaran 2016. Hasil dari reses tersebut diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama agar ditindaklanjuti.

Kami harapkan hasil reses ini bisa ditindaklanjuti oleh eksekutif

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman mengaku pihaknya telah merangkum permasalahan yang terjadi di setiap wilayah melalui laporan hasil reses tersebut.

"Kami harapkan hasil reses ini bisa ditindaklanjuti oleh eksekutif," katanya di gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (22/7).

Taufiqurrahman mencontohkan, di Jakarta Pusat, warga meminta agar layanan kesehatan bagi pemegang Kartu Jakarta Sehat (KJS) tidak didiskriminasi. Kemudian masih ditemukan pungutan liar terhadap biaya pemakaman sebesar Rp 1 juta.

"Warga di RW 05 Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran meminta dibuatkan jalan setapak sepanjang 175 meter dengan lebar 4,5 meter. Saluran airnya juga diminta diperbaiki karena sering mampet," ujarnya.

Ia melanjutkan, di Jakarta Timur, warga meminta dibangun Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di dekat halte Jalan Kolonel Soegiono, tepatnya di seberang Masjid Al-Abidin Pondok Bambu. Mereka pun menginginkan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Kanal Banjir Timur (KBT) ditata.

"Warga mengusulkan agar dibuatkan tempat usaha untuk penduduk sekitar yang ber-KTP DKI," ucapnya.

Di Jakarta Barat, sambung Taufiqurrahman, warga meminta agar penanganan kasus demam berdarah dengue (DBD) lebih ditingkatkan. Kemudian perbaikan jalan di RW 011 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres.

Taufiqurrahman menuturkan, dari hasil reses di Jakarta Selatan, warga meminta pembangunan JPO di Mampang Prapatan, pelebaran jalan di Jalan Deplu Raya, pengaspalan Jalan Mawar Raya 2, pengasapalan Jalan H Saikin Ujung, pembangunan jalan arteri di sisi tol bagian barat sepanjang 1,4 kilometer.

"Di Jakarta Utara, warga minta Pemprov DKI Jakarta melakukan sosialisasi terhadap rencana pembangunan tanggul pengaman pantai," tandasnya.

BERITA TERKAIT
DPRD Sarankan Koperasi Sekolah Diaktifkan Kembali

Dewan Sarankan Koperasi Sekolah Diaktifkan

Jumat, 22 Juli 2016 3244

 Basuki Akan Akomodir Hasil Reses DPRD

DPRD Minta Gerobak Motor Sampah Diperbanyak

Kamis, 31 Desember 2015 4075

 Paripurna Reses Ketiga DPRD Dihujani Interupsi

Paripurna Reses Ketiga DPRD Dihujani Interupsi

Kamis, 31 Desember 2015 4306

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7097

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4788

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1786

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2442

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 971

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks