Sekitar 275 kepala keluarga (KK) di Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara kesulitan air bersih akibat pasokan air bersih dari PT Aetra Jaya sejak dua minggu terakhir sering tersendat. Akibatnya, warga terpaksa memanfaatkan air sumur yang berwarna kuning untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebelumnya, pada bulan Februari lalu, kejadian serupa juga mereka alami. Bahkan PT Aetra Jaya terpaksa mengirim dua tangki air bersih untuk mencukupi kebutuhan air bersih di wilayah tersebut.
Ketua Kelompok Wilayah Sepatan, Rorotan, Tohir menjelaskan, selama dua minggu terakhir, sebanyak 275 KK terpaksa menggunakan air sumur untuk memenuhi kebutuhan mereka, seperti mencuci dan mandi. Sementara untuk kebutuhan memasak dan minum, warga memilih membeli air galon atau air pikulan yang harganya relatif mahal.
Akibat menggunakan air sumur yang berwarna kuning, tidak sedikit warga yang menderita penyakit gatal-gatal. Salah seorang di antaranya, Maryatun (54), yang mengaku sudah mengalami gatal-gatal sejak menggunakan air kuning yang diperolehnya dari sumur-sumur yang ada di wilyah tersebut. Menurut perempuan yang berprofesi sebagai pemulung ini, sumur yang ada di Kampung Sepatan menjadi rebutan warga, karena sulitnya air bersih.
"Sejak air PDAM mati, kami terpaksa menggunakan air sumur lagi. Akibatnya kami terserang gatal-gatal di sekujur tubuh," jelas Maryatun sambil menunjukkan luka-luka gatalnya, Senin (24/3).
Sementara itu, saat dikonfirmasi Manajer Humas PT Aetra Jaya, Rika Anjulika menjelaskan, rehabilitasi pipa air di wilayah Jakarta Utara yang saat ini sedang dikerjakan pihaknya menjadi salah satu hambatan mengalirnya air bersih ke Kampung Sepatan.
"Selain itu, kami juga saat ini sedang memberantas pompa air ilegal, dan kami targetkan hingga bulan Mei nanti semua akan normal seperti semula," jelas Rika.
Rika menambahkan, pihaknya siap membantu warga Kampung Sepatan seperti di bulan Febuari lalu. "Pananggung jawab wilayah di sana silakan hubungi kami, dan kami akan mengirimkan bantuan," ungkapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2515
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1204
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing
Senin, 14 September 2026
968
111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis
Kamis, 17 September 2026
514
Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York