Basuki Hadiri Groundbreaking Kereta Cepat

Kamis, 21 Januari 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Rio Sandiputra 5526

Basuki Hadiri Groundbreaking Kereta Cepat

(Foto: Ilustrasi)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ikut menghadiri groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung, di Walini, Bandung Barat, Kamis (21/1). Groundbreaking akan dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Jadi kami utamakan pembangunan kereta cepat dan MRT terlebih dahulu

Selain peletakan batu pertama, pada acara yang sama juga diresmikan pembangunan sentra ekonomi koridor Jakarta-Bandung. Sebelumnya Basuki menunda pembangunan Light Rail Transit (LRT), karena secara bersamaan akan dibangun kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Jadi kami utamakan pembangunan kereta cepat dan MRT terlebih dahulu," kata Basuki, beberapa waktu lalu.

Rel kereta cepat ini terbentang sepanjang 142 kilometer dari Jakarta ke Bandung. Proyek ini menelan biaya hingga Rp 70 triliun. Nantinya, kereta cepat akan terintegrasi dengan Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Bandung Raya dan LRT Jabodetabek.

 

Integrasi dinilai mampu menghadirkan pertumbuhan kawasan bisnis baru atau Transit Oriented Development (TOD) dan membantu mengatasi persoalan transportasi di kawasan Bandung dan Jabodetabek yang penduduknya mencapai 28 juta jiwa.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 4421

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7218

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4914

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3607

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2707

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks