42 Ribu Siswa di Jakut Terima KJP

Kamis, 10 September 2015 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Widodo Bogiarto 4565

30 Ribu Siswa di Jakut Belum Miliki KJP

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara menyebutkan, hingga ini tercatat sebanyak 30 ribu siswa belum memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP), dari total penerima KJP sebanyak 42 ribu siswa.

Baru 12 ribu siswa yang memiliki KJP yang tersebar di enam wilayah kecamatan

"Baru 12 ribu siswa yang memiliki KJP yang tersebar di enam wilayah kecamatan," kata Mustafa Kemal, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara, Kamis (10/9).

Di Jakarta Utara terbagi menjadi Suku Dinas Pendidikan Wilayah I yang meliputi Kecamatan Tanjung Priok, Pademangan dan Penjaringan. Kemudian Suku Dinas Pendidikan Wilayah II terdiri dari Kecamatan Cilincing, Koja dan Kelapa Gading.

Sedangkan untuk siswa penerima KJP yang masuk wilayah Suku Dinas Pendidikan Wilayah I, dari SD, SMP, SMA, SMU dan siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau sekolah Paket A,B dan C sebanyak 26.407 siswa dengan total dana Rp 79.250.280.000.

Keberadaan KJP bagi siswa, terang Kemal, sangat penting. Sebab, dengan dimilikinya KJP, akan dapat digunakan para siswa untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satunya membeli perlengkapan sekolah di toko-toko yang sudah bekerjasama dengan Pemprov DKI.

Perihal 30 siswa yang hingga saat ini belum memiliki KJP, Kemal menuturkan, pihaknya tidak tahu penyebabnya. Sebab sesuai kewenangan pihaknya dan Suku Dinas Pendidikan Wilayah II hanya melaporkan data siswa penerima KJP. Sedangkan untuk KJP dikeluarkan oleh Bank DKI.

Adapun dana KJP yang dikucurkan Pemprov DKI pada setiap siswa per bulan, untuk siswa sekolah negeri, SD Rp 210.000, SMP Rp 260.000, SMA Rp 375.000, SMK Rp 390.000. Untuk sekolah swasta, SD Rp 210.000 plus uang SPP Rp 130.000, SMP Rp 260 plus uang SPP Rp 170.000, SMA Rp 375.000 plus SPP Rp 290.000, SMK Rp 390.000 plus SPP Rp 240.000. Serta siswa PKBM Rp 210.000.

“Siswa negeri tidak dapat biaya SPP karena ada dana BOP. Sedangkan siswa swasta dapat dana SPP karena semua ditanggung swasta biayanya,” tandas Kemal.

BERITA TERKAIT
Besok, Pemilik KJP Gratis Naik Transjakarta

Besok, Pemilik KJP Gratis Naik Transjakarta

Minggu, 23 Agustus 2015 4103

24 Agustus, Pemilik KJP Gratis Naik Transjakarta

24 Agustus, Pemilik KJP Gratis Naik Transjakarta

Jumat, 21 Agustus 2015 14083

100 Toko Bisa Layani Siswa Penerima KJP

100 Toko Bisa Layani Siswa Penerima KJP

Jumat, 14 Agustus 2015 49135

BERITA POPULER
Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 5893

Klinik ilegal ditutup jakpus folmer

Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

Selasa, 06 Oktober 2026 1456

Pemprov DKI Manfaatkan AI Tata Kawasan Tanah Abang ist

Pramono Tegaskan Bulan Dana PMI Bersifat Sukarela

Kamis, 08 Oktober 2026 875

IMG 20261008 WA0094

Rencana Pengadaan Tanah Pembangunan MRT Segmen Thamrin-Kwitang Terus Disosialisasikan

Kamis, 08 Oktober 2026 881

TPST Bantargebang Sampah bilal

Kompensasi Bantargebang Diminta Disesuaikan dengan Tonase Sampah

Kamis, 08 Oktober 2026 771

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks