Napas untuk Negeri, Upaya Baznas Bazis DKI Bantu Warga Terdampak Karhutla

Sabtu, 31 Oktober 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 166

IMG 20261031 WA0006

(Foto: Istimewa)

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program ‘Napas untuk Negeri: Selamatkan Napas, Lindungi Kehidupan’ sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kalimantan.

Program ini difokuskan pada upaya perlindungan kesehatan masyarakat dari paparan asap karhutla, khususnya kelompok rentan seperti balita dan lanjut usia (lansia).

"Persoalan ini perlu menjadi perhatian bersama,"

Program tersebut dilaksanakan pada 30 Oktober hingga 6 November 2026. Melalui aksi kemanusiaan ini, Baznas Bazis DKI Jakarta menargetkan sekitar 1.500 penerima manfaat di wilayah terdampak, dengan fokus kegiatan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Pelaksanaannya dilakukan melalui koordinasi bersama Baznas RI dan Baznas Provinsi Kalimantan Tengah.

Ketua Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

“Persoalan ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama karena dampaknya dirasakan oleh kelompok rentan seperti anak-anak, balita, dan lansia yang mengalami kesulitan bernapas akibat paparan asap,” ujarnya, Sabtu (31/10).

Ia menyampaikan, melalui aksi tersebut, Baznas Bazis DKI Jakarta juga berharap dapat menggerakkan kepedulian masyarakat Jakarta untuk membantu sesama yang terdampak bencana.

“Bernapas merupakan kebutuhan mendasar setiap manusia. Karena itu, Baznas Bazis DKI Jakarta ingin turut mengambil peran dalam membantu mengatasi persoalan ini sebagai bagian dari masyarakat DKI Jakarta sekaligus bangsa Indonesia,” tuturnya.

Program Napas untuk Negeri memiliki empat program utama. Pertama, Rumah Sehat Oksigen yang menyediakan fasilitas kesehatan sementara dengan ruangan steril, tabung oksigen, nebulizer, serta dukungan tenaga kesehatan. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap, terutama balita dan lansia yang membutuhkan penanganan lebih intensif.

Kedua, Layanan Home Visit Medis atau kunjungan medis langsung ke rumah warga terdampak. Layanan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan tenaga medis, termasuk dr. Ardi Santoso, untuk memberikan pemeriksaan dan pendampingan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan layanan tersebut, warga dapat memperoleh akses pemeriksaan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Ketiga, pendistribusian logistik berupa berbagai kebutuhan penunjang kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Bantuan yang disiapkan mencakup 80 boks masker KN95, 20 dus oksigen kaleng, 500 porsi makanan siap saji, 50 dus air mineral, 100 dus susu, dan 100 dus biskuit.

Keempat, bantuan alat pelindung diri (APD) bagi petugas yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran guna mendukung keselamatan mereka selama bertugas di lapangan. Melalui program ini, perlindungan tidak hanya diberikan kepada masyarakat yang terdampak paparan asap, tetapi juga kepada petugas yang berhadapan langsung dengan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Bidang II Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Bazis DKI Jakarta, M. Nurminto mengungkapkan, dana yang telah dihimpun melalui penggalangan digital mencapai Rp223.442.500 untuk mendukung pelaksanaan program.

Selain itu, bantuan tahap pertama berupa sekitar satu setengah kontainer logistik sebelumnya telah didistribusikan melalui kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

“Dalam pelaksanaan tahap berikutnya, tim awal Baznas Bazis DKI Jakarta juga akan berkoordinasi dengan Baznas RI dan Baznas Provinsi Kalimantan Tengah untuk melakukan survei serta menentukan lokasi yang akan digunakan sebagai Rumah Sehat Oksigen,” jelasnya.

Ia menambahkan, penggalangan dana program Napas Untuk Negeri akan berlangsung hingga akhir November 2026. Baznas Bazis DKI Jakarta memanfaatkan platform digital simpulkebaikan.id dan aplikasi Baznas Bazis sebagai kanal donasi untuk memperluas penghimpunan bantuan.

“Baznas Bazis DKI Jakarta berupaya menggandeng perusahaan dan kalangan korporasi yang memiliki kepedulian terhadap isu kemanusiaan dan lingkungan agar turut berkolaborasi membantu masyarakat terdampak,” ucapnya.

Baznas Bazis DKI Jakarta mengajak masyarakat dalam aksi kemanusiaan tersebut dengan menyisihkan sebagian penghasilan guna mendukung perlindungan kesehatan masyarakat terdampak karhutla.

“Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan serta memastikan masyarakat, terutama kelompok rentan, memperoleh perlindungan dan layanan kesehatan yang dibutuhkan,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gub ijazah rezap

Hari Sumpah Pemuda, Pramono Serahkan Bantuan Pemutihan Ijazah 2.810 Warga

Rabu, 28 Oktober 2026 649

Penerima bantuan pemutihan ijazah di Halaman Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (30/12)

Program Pemutihan Ijazah Sangat Bermanfaat bagi Masyarakat

Kamis, 08 Januari 2026 930

BAZNAS (BAZIS) DKI Berkolaborasi Salurkan Bantuan untuk NTT dan Kalimantan

Baznas Bazis DKI Salurkan Bantuan ke NTT dan Kalimantan

Kamis, 27 Agustus 2026 713

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 4969

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5563

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1472

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1107

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1995

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks