Selasa, 13 Oktober 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 94
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jakarta Selatan bersama Suku Badan Kepegawaian Daerah menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Wawasan Keagamaan Islam untuk memperkuat Pengarusutamaan Gender (PUG).
"Keharmonisan keluarga tetap terjaga"
Kegiatan ini menyoroti pentingnya kesehatan mental perempuan, komunikasi yang berkualitas, serta keharmonisan rumah tangga di tengah padatnya rutinitas anggota DWP dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).
Ketua DWP Jakarta Selatan, Azizah Syafrin mengatakan, perempuan yang menjalankan peran sebagai istri dan ibu perlu memperhatikan kesehatan diri, baik secara fisik maupun mental, tanpa mengabaikan hubungan dengan anggota keluarga.
"Sebagai seorang istri dan ibu, kita menghadapi banyak rutinitas dan kegiatan. Namun, jangan lupa merawat diri bukan hanya penampilan, tetapi juga kesehatan pikiran dan cara berpikir kita. Rawat pula komunikasi dengan suami dan anak-anak agar keharmonisan keluarga tetap terjaga," ujarnya, di Ruang Antasari, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (13/10).
Azizah menjelaskan, kesibukan sehari-hari kerap menjadi kendala dalam membangun komunikasi yang baik di lingkungan keluarga. Untuk itu, meluangkan waktu berkualitas bersama pasangan dan memberikan pendampingan emosional kepada anak menjadi kunci dalam membangun keluarga yang kuat dan harmonis.
"Keluarga yang harmonis bukanlah keluarga yang tidak pernah bertengkar, melainkan keluarga yang tahu bagaimana cara berdamai. Jika ada masalah, beri waktu untuk tenang dan bicarakan dengan baik. Mari kita menjadi perempuan yang lebih sehat, istri yang lebih hangat, dan ibu yang lebih hadir untuk keluarga," ajaknya.
Azizah mengapresiasi seluruh jajaran yang sudah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk TP PKK dan DWP Jakarta Selatan. Materi yang disampaikan para narasumber diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta dalam memperkuat peran perempuan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
"Mudah-mudahan seluruh peserta yang hadir nantinya dapat mengimplementasikannya dengan baik di rumah maupun di lingkungan sekitarnya," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kepegawaian, Ketatalaksanaan, dan Pelayanan Publik (KKPP) Jakarta Selatan, Azhari memaparkan, kegiatan ini mengusung tema "Keluarga Sakinah Dimulai dari Rumah: Sehat Perempuannya, Sehat Mentalnya, Hangat Komunikasinya" sangat relevan dengan dinamika kehidupan sehari-hari.
"Keluarga sakinah bukanlah keluarga yang terbebas dari persoalan, melainkan keluarga yang saling menguatkan, tidak saling menyalahkan, serta bijaksana dalam menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi," bebernya.
Azhari menyampaikan pesan tersebut kepada 100 peserta yang terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kader. Ia mengingatkan agar peserta tetap memperhatikan kesehatan fisik dan mental di tengah kesibukan menjalankan tugas kedinasan maupun kegiatan kemasyarakatan.
"Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga perlu dijaga untuk mempertahankan semangat serta motivasi kerja. Selain itu, komunikasi yang terbuka, kesediaan untuk saling mendengarkan, dan sikap saling mendukung antarpasangan juga penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga," imbuhnya.
Azhari mengingatkan para orang tua agar hadir secara utuh bagi anak-anak, mendengarkan kebutuhan mereka, serta menciptakan rasa aman dan nyaman di rumah. Persoalan keluarga, lanjutnya, sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi yang hangat tanpa mengedepankan pertengkaran.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat memperoleh wawasan serta penguat semangat bahwa keluarga yang tangguh berawal dari perempuan yang sehat, pasangan yang saling menghargai, komunikasi yang hangat, serta suasana rumah yang aman dan penuh kasih sayang," tandasnya.