Sabtu, 10 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 287
(Foto: Nurito)
Sebanyak 5.966 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari 355 sekolah, Sabtu (10/10), mengikuti Lomba KESATRIA Round 2 yang diadakan di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur.
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi PMI Jaktim ini.
Meningkatkan kuantitas dan kualitas PMR
Menurutnya, ajang lomba kepalangmerahan ini dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, kepemimpinan, kerja sama, serta kepedulian terhadap sesama.
"Kami mendukung penuh kegiatan yang diselenggarakan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas PMR," katanya, saat membuka KESATRIA Round 2 ini
Munjirin berharap, pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan PMR dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan sikap peduli, tanggung jawab, disiplin, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua PMI Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu Aldryan menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pembinaan PMR sekaligus rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI).
Pembinaan PMR, kata Bambang, merupakan bagian penting dari upaya menyiapkan generasi muda yang terampil, serta memiliki karakter dan kepedulian terhadap sesama.
"Kami juga mengapresiasi seluruh sekolah, pembina PMR, peserta, relawan, dan panitia yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan KESATRIA Round 2 2026," tutur Bambang.
Keterlibatan 5.966 peserta dari 355 sekolah, kata Bambang, menjadi momentum untuk memperluas partisipasi generasi muda sekaligus memperkuat keberlanjutan pembinaan PMR di Jakarta Timur.
Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang tangguh, peduli, kreatif, mampu bekerja sama, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Melalui kompetisi, peserta mengasah keterampilan dalam kebersamaan,sekaligus menumbuhkan kepedulian. Sehingga PMR akan tumbuh jadi generasi yang sehat, peduli, dan kreatif," tandas Bambang.
Untuk informasi, kegiatan ini dibagi dalam tiga jenjang. Yakni pada tingkat PMR Mula, kegiatan diikuti 1.811 peserta dari 127 sekolah.
Lalu, tingkat PMR Madya diikuti 3.063 peserta dari 136 sekolah. Kemudian di tingkat PMR Wira diikuti 1.092 peserta dari 92 sekolah.