Selasa, 06 Oktober 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 145
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara sudah memperbaiki sebanyak 10.837 titik jalan berlubang sepanjang Januari hingga September 2026. Penanganan tersebut mencakup area seluas 119.815 meter persegi dengan bentang jalan mencapai 44.363 meter.
"Keamanan dan kenyamanan masyarakat"
Kepala Seksi Jalan, Jembatan, dan Kelengkapan Jalan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Libertus Sagala mengatakan, perbaikan dilakukan secara berkala untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.
"Perbaikan merupakan tindak lanjut laporan warga melalui JAKI, kanal pengaduan resmi, serta hasil pemantauan rutin petugas di lapangan. Kami terus bergerak cepat memperbaiki kerusakan jalan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat," ujarnya, Selasa (6/10).
Libertus merinci, Kecamatan Penjaringan menjadi wilayah dengan penanganan jalan berlubang terbanyak, yakni 2.026 titik dengan luas 38.499,55 meter persegi. Selanjutnya, Kecamatan Tanjung Priok sebanyak 1.871 titik dengan luas 18.569,11 meter persegi dan Kecamatan Kelapa Gading sebanyak 1.504 titik dengan luas 12.023,50 meter persegi.
Kemudian, penanganan di Kecamatan Cilincing mencapai 1.179 titik dengan luas 21.722,81 meter persegi. Kecamatan Pademangan sebanyak 1.024,5 titik dengan luas 3.394,70 meter persegi, sedangkan Kecamatan Koja mencapai 1.021 titik dengan luas 8.295,78 meter persegi.
"Tim Seksi Jalan dan Jembatan juga menangani 2.211 titik dengan luas 17.309,91 meter persegi," terangnya.
Ia menjelaskan, penanganan dilakukan oleh Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga di enam kecamatan bersama personel Seksi Jalan dan Jembatan. Ruas jalan yang diperbaiki meliputi jalan lingkungan, arteri, kolektor, hingga jalan lokal.
"Kerusakan jalan ini dapat dipengaruhi beberapa faktor, antara lain usia konstruksi, curah hujan tinggi, genangan air, serta beban kendaraan bertonase besar," ungkapnya.
Ia menuturkan, metode penanganan disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kondisi lalu lintas. Kerusakan ringan ditangani menggunakan metode tambal cepat (coldmix), sedangkan kerusakan sedang hingga berat diperbaiki melalui pengaspalan (hotmix).
Libertus menambahkan, Pasukan Kuning terus melakukan patroli untuk menyisir ruas-ruas jalan di Jakarta Utara. Upaya tersebut dilakukan agar kerusakan dapat segera ditemukan dan ditangani sebelum mengganggu keselamatan pengguna jalan.
"Pasukan Kuning terus berpatroli menyisir ruas jalan di Jakarta Utara. Kami mengimbau masyarakat melaporkan kerusakan agar dapat segera ditindaklanjuti," tandasnya.