Selasa, 06 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 281
(Foto: Istimewa)
Pembangunan sasana tinju di kolong Flyover Kampung Melayu, Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur terus dikebut. Hingga saat ini progres pembangunan sudah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan rampung pekan ini.
"Menyediakan ruang olahraga bagi masyarakat"
Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu Aldryan mengatakan, pembangunan saat ini memasuki tahap penyelesaian, tinggal mempersiapkan pemasangan dua ring tinju beserta sejumlah perlengkapan latihan.
"Sudah tinggal finishing, saat ini progresnya sekitar 75 persen. Mudah-mudahan pekan ini sudah bisa dipasang ring tinjunya," ujarnya, Selasa (6/10).
Bambang menjelaskan, sasana tersebut nantinya dapat langsung digunakan setelah ring tinju dan perlengkapan pendukung terpasang.
"Saat ini, area sasana sudah dilengkapi pagar pengaman dengan luas sekitar 10x40 meter," terangnya.
Menurutnya, area itu semula direncanakan untuk menampung sarana olahraga tinju dan Muay Thai. Namun, rencana tersebut kemudian disesuaikan agar kedua jenis olahraga memiliki arena masing-masing.
"Tadinya kan mau ada Muay Thai. Tapi enggak mungkin dalam satu arena kita jadikan satu. Nanti yang Muay Thai kita bikin lagi, akan kita cari lagi CSR yang lain di sebelahnya," ungkapnya.
Ia menuturkan, sasana tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti lampu sorot, CCTV, dan Wi-Fi. Sementara itu, toilet umum di sekitar lokasi sudah tersedia sejak sebelumnya.
Bambang menambahkan, setelah beroperasi, pengelolaan dan perawatan sasana akan ditangani Pemerintah Kota Jakarta Timur. Sementara itu, teknis pelatihan akan diserahkan kepada komunitas pemuda atau komunitas tinju di Jakarta dengan dukungan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina).
"Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menyediakan ruang olahraga bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet tinju potensial di Jakarta Timur," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Andi merespons positif pembangunan fasilitas olahraga tersebut untuk bisa dimanfaatkan khusunya generasi muda.
"Lebih baik mereka diarahkan dan difasilitasi berkegiatan positif agar tidak lagi tawuran maupun perilaku tidak baik laiknya," tandasnya