Senin, 05 Oktober 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 201
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan memastikan kebutuhan dasar penyintas kebakaran di Jalan Subur Ujung, RT 07/13, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi terpenuhi dengan baik.
"Kebutuhan utama mereka"
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, sejumlah unsur terkait, mulai dari Suku Dinas Sosial, BPBD, PMI, hingga relawan, terus bergerak memberikan bantuan kepada warga terdampak. Posko pengungsian juga telah dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan para penyintas.
"Pelayanan administrasi dan kesehatan tentunya juga sudah dipersiapkan dengan baik bagi warga," ujarnya, Senin (5/10).
Syafrin berharap, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga, khususnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama mereka belum dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.
"Saya minta seluruh unsur untuk memperhatikan kondisi para penyintas kebakaran. Jangan sampai kebutuhan utama mereka seperti makan, pakaian, dan lainnya tidak terpenuhi," terangnya.
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Bernard Tambunan menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh kebutuhan esensial penyintas dapat terpenuhi.
"Pada tahap awal, bantuan yang disalurkan antara lain 30 sikat gigi, handuk, sabun mandi, selimut, dan kasur lipat. Bantuan lainnya terdiri atas tiga dus kopi, 500 gelas, enam kilogram gula, 39 lembar terpal, 60 lembar matras, tujuh paket family kit, serta tas goodie bag," ungkapnya.
Menurutnya, Sudin Sosial Jakarta Selatan juga kembali menyalurkan bantuan berupa perlengkapan pendidikan dan kebutuhan penunjang aktivitas anak sekolah.
Bantuan tersebut terdiri atas satu stel seragam SMA, enam pasang seragam SMP, lima pasang seragam SD, 12 tas punggung, 12 pasang sepatu kets, 24 pasang kaus kaki, serta 12 goodie bag.
"Kami juga menyediakan makanan siap santap dan air mineral sebanyak masing-masing 150 boks per hari dan terus berlangsung selama tujuh hari penuh sesuai dengan durasi masa tanggap darurat yang ditetapkan," bebernya.
Sementara itu, salah seorang penyintas kebakaran, Arlela mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang sudah berdatangan dari berbagai pihak. Bantuan tersebut cukup meringankan beban warga terdampak setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Meski demikian, Arlela menginginkan adanya bantuan lanjutan, terutama untuk pembangunan kembali rumah warga yang terdampak.
"Semoga kami bisa kumpul kembali dengan keluarga dengan kondisi rumah seperti sebelumnya. Kami ingin beristirahat di rumah yang layak huni," tandasnya.