Jumat, 18 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 112
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Jakarta Selatan mengadakan kegiatan Penguatan Lembaga Layanan Pemberdayaan Perempuan di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan.
"Memiliki kedekatan dengan masyarakat"
Kegiatan tersebut diikuti 70 peserta dari unsur Aisyiyah dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama RI serta Pengurus Daerah Muhammadiyah Jakarta Selatan.
Kepala Sudin PPAPP Jakarta Selatan, Rizky Hamid mengatakan, lembaga keagamaan memiliki posisi strategis dalam membangun lingkungan yang mendukung perempuan agar berdaya sekaligus mencegah terjadinya kekerasan.
"Lembaga keagamaan memiliki kedekatan dengan masyarakat dan dapat menjadi ruang untuk menguatkan pemahaman tentang relasi yang setara, perlindungan perempuan, serta keberanian untuk bersuara ketika menghadapi persoalan," ujarnya, Jumat (18/9).
Rizky menjelaskan, penguatan peran lembaga keagamaan penting dilakukan agar perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga memiliki ruang untuk mengambil peran dan berkontribusi dalam keluarga maupun masyarakat.
Ia mengajak perempuan dan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak kekerasan. Pelaporan diperlukan agar kasus dapat segera ditindaklanjuti dan korban memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan.
"Jangan biarkan kekerasan menjadi persoalan yang disimpan sendiri. Laporkan kepada UPT PPPA atau Pos Pengaduan yang tersebar di 10 kecamatan se-Jakarta Selatan. Sehingga, laporan dapat ditindaklanjuti dan korban memperoleh pendampingan sesuai kebutuhannya," terangnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Ahmad Zaki mengapresiasi kegiatan tersebut.
Ia berharap, penguatan peran lembaga keagamaan dalam pemberdayaan perempuan dapat terus dilakukan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.
"Kami mengapresiasi kegiatan ini. Semoga kolaborasi yang dibangun dapat semakin memperkuat peran lembaga keagamaan dalam pemberdayaan perempuan dan pencegahan kekerasan," tandasnya.