Jumat, 18 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 121
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pasukan Biru Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan melakukan pengerukan sedimen lumpur dan sampah di saluran air Jalan Mampang Prapatan Raya, Kelurahan Mampang Prapatan.
"Mencegah genangan"
Koordinator Satgas SDA Kecamatan Mampang Prapatan, Amir mengatakan, tebalnya sedimen lumpur dan endapan sampah membuat daya tampung saluran berkurang hingga memicu terjadinya sumbatan.
"Sebelumnya, di kawasan ini kerap tergenang. Kita cari titik permasalahannya hingga akhirnya ditemukan dan dilakukan penanganan segera," ujarnya, Jumat (18/9).
Amir menjelaskan, penyumbatan tidak hanya disebabkan sampah dan sedimen, tetapi juga keberadaan kabel optik serta akar pohon beringin yang tumbuh di dalam saluran. Kondisi tersebut membuat aliran air semakin tidak optimal.
"Ketebalan sedimen lumpur dan sampahnya sudah mencapai sekitar 60 hingga 70 sentimeter. Pengerukan kami lakukan sepanjang 10 meter," terangnya.
Menurutnya, dalam pengerukan saluran di Jalan Mampang Prapatan Raya tersebut dikerahkan lima personel Pasukan dengan kelengkapan kerja secara manual.
"Mudah-mudahan akhir pekan sudah selesai. Semoga saluran bisa terus berfungsi dengan baik agar air tidak meluap lagi ke jalan saat hujan deras turun. Mudah-mudahan akhir pekan ini selesai," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Firdaus mengapresiasi jajaran Satpel SDA Kecamatan Mampang Prapatan dalam menangani penyumbatan saluran tersebut.
Ia menuturkan, saat hujan deras terakhir, air sempat meluap hingga ke jalan utama dan menyebabkan kemacetan akibat tingginya genangan.
"Kalau dilihat itu kondisi saluran di lokasi sangat semrawut. Petugas harus memotong akar dulu dan menyingkirkan kabel. Semoga mereka senantiasa diberikan kemudahan dalam mengerjakannya dan hasilnya efektif mencegah genangan," tandasnya.