Jumat, 18 September 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 265
(Foto: Anita Karyati)
Pasukan Biru Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara berhasil melakukan penanganan crossing mampet di Jalan Danau Indah Barat, RW 10, Kelurahan Sunter Jaya.
"Sepanjang 10 meter"
Kepala Satpel SDA Kecamatan Tanjung Priok, Neti Heriati mengatakan, kondisi crossing yang tersumbat membuat aliran air tidak dapat berjalan secara optimal hingga dikeluhkan warga.
"Kami lakukan respons cepat aspirasi warga agar crossing ini kembali berfungsi optimal, terutama saat musim hujan," ujarnya, Jumat (18/9).
Neti menjelaskan, perbaikan crossing saluran ini dilakukan sepanjang 10 meter dengan kedalaman sekitar satu meter dan lebar 12 meter.
"Proses pengerjaan melibatkan delapan personel Pasukan Biru dengan perlengkapan pendukung kerja," terangnya.
Menurutnya, petugas terlebih dahulu membongkar pipa lama yang sudah tersumbat dan tidak berfungsi secara optimal. Selanjutnya, pipa tersebut diganti dengan konstruksi turap saluran menggunakan metode pengecoran menggunakan semen dan batu kali.
"Untuk mempercepat proses penggalian, petugas menggunakan alat jack hammer. Namun, pengerjaan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, antara lain keberadaan akar pohon serta saluran yang mengalami penyumbatan," ungkapnya.
Neti menambahkan, pengerjaan sudah dimulai sejak dua hari lalu dan ditargetkan rampung pada Oktober 2026.
"Setelah perbaikan selesai, kapasitas dan kelancaran aliran air di lokasi diharapkan meningkat agar efektif mencegah terjadinya genangan " ungkapnya.
Sementara itu, Pengurus RW 10 Kelurahan Sunter Jaya, Janto menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas respons cepat jajaran Satpel SDA Kecamatan Tanjung Priok dalam menindaklanjuti aspirasi warga.
Ia menuturkan, warga khawatir penyumbatan semakin menghambat aliran air saat musim hujan dan memicu genangan, terlebih lokasi tersebut merupakan akses jalan utama warga.
"Semoga setelah diperbaiki aliran air semakin lancar agar warga tidak lagi khawatir terjadi genangan," tandasnya.