DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemprov DKI Antisipasi Dampak Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 615

Water mist semprot jalan jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andriano mengapresiasi respons cepat Pemprov DKI Jakarta dalam mengantisipasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Langkah tersebut dilakukan melalui penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), pengoperasian water mist, serta pengerahan puluhan armada pemadam kebakaran dan armada taman untuk menyemprotkan air di sejumlah jalan protokol ibu kota. Pemprov DKI juga mengimbau warga menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan.

"Pemerintah harus hadir lebih dulu,"

"Saya mengapresiasi respons cepat Pemprov DKI. Dalam situasi seperti ini, prinsipnya sederhana, jangan tunggu warga terdampak, pemerintah harus hadir lebih dulu," ujar Wibi, Senin (7/9).

Menurut Wibi, penerapan PJJ, pengoperasian water mist, penggunaan masker, dan pembatasan aktivitas luar ruangan merupakan langkah preventif yang tepat untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

Namun, ia mendorong Pemprov DKI agar penanganan tersebut tetap berbasis data dan menyesuaikan perkembangan kualitas udara. Menurutnya, langkah antisipasi tidak boleh hanya dilakukan pada tahap awal, tetapi harus konsisten hingga kondisi dinyatakan aman.

"Dinas Kesehatan juga harus memastikan masker tersedia dan mudah diakses masyarakat, terutama kelompok rentan. Seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan juga harus siap 24 jam menangani keluhan akibat paparan abu vulkanik," katanya.

Wibi juga meminta Pemprov DKI memastikan layanan kesehatan dan Jakarta Siaga 112 berjalan efektif di lapangan. Kesiapan layanan tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat segera memperoleh bantuan apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

Di sisi lain, Wibi menyoroti kenaikan harga masker di tengah situasi tersebut. Ia meminta, Dinas PPKUKM bersama perangkat terkait segera melakukan pemantauan untuk mencegah adanya pihak yang memanfaatkan kondisi darurat untuk meraup keuntungan berlebihan.

"Kalau ada permainan harga atau penimbunan, harus ditindak tegas. Intinya, keselamatan dan kesehatan warga Jakarta harus nomor satu. Jangan panik, tapi pemerintah juga jangan lengah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Water Mist Diterapkan Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Langkah Pemprov DKI Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 1091

Mitigasi Abu Vulkanik di Jalan Yos Sudarso Libatkan Smoke Removal & Street Sweaper

Smoke Removal dan Street Sweaper Bantu Bersihkan Abu Vulkanik di Jalan Yos Sudarso

Minggu, 06 September 2026 540

Mitigasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, 3 Ruas Jalan Utama di Jakbar Disemprot Air

Mitigasi Abu Vulkanik, Tiga Ruas Jalan Utama di Jakbar Disemprot Air

Minggu, 06 September 2026 763

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2492

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 2999

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3925

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1164

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1260

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks