Jumat, 28 Agustus 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 120
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo meminta Gerakan Pramuka mampu hadir memberikan solusi dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
"Peduli terhadap sesama serta lingkungannya"
Syafrin mengatakan, dengan mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045", Gerakan Pramuka tidak boleh hanya menjadi organisasi yang aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan solusi dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Swasembada pangan bukan hanya persoalan pertanian, tetapi juga menyangkut pendidikan, keterampilan, inovasi teknologi, kewirausahaan, lingkungan hidup, dan kemandirian masyarakat," ujarnya, Jumat (28/8).
Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Syafrin menjelaskan, Gerakan Pramuka bukan sekadar organisasi ekstrakurikuler, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal program-program prioritas pembangunan wilayah di Jakarta Selatan.
Menurutnya, nilai-nilai Dasa Darma Pramuka harus diwujudkan melalui aksi nyata untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan saat ini.
"Saya mengajak kita semua untuk kembali meneguhkan komitmen guna membina generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan peduli terhadap sesama serta lingkungannya," terangnya.
Syafrin menginginkan agar Gerakan Pramuka bersinergi bersama pemerintah dengan memfokuskan kegiatan pada tiga pilar program utama. Ketiganya meliputi penataan kawasan dan penghijauan wilayah, pengelolaan sampah dari sumbernya, serta mitigasi bencana dan aksi sosial masyarakat.
"Saya juga menekankan kepada Kwarcab Jakarta Selatan untuk terus menata organisasi Kwartir Ranting dan Gugus Depan dengan baik. Seluruh Suku Dinas yang membina Satuan Karya (Saka) agar segera membentuk kepengurusan serta melakukan koordinasi dengan Kwarcab dalam rangka penyusunan program keterampilan atau kecakapan khusus yang fokus, terarah, dan terukur," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Selatan, Sarwoko menambahkan, Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kota Jakarta Selatan diikuti sebanyak 1.250 anggota Penggalang.
"Momen ini kita pilih agar semua peserta yang telah mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) kemarin dapat hadir dan membagikan cerita serta pengalamannya kepada teman-teman lainnya," bebernya.
Sarwoko menambahkan, selain upacara, pihaknya juga memberikan lencana penghargaan kepada anggota yang telah mengabdi dan berkontribusi selama beberapa tahun, baik melalui tenaga, pikiran, maupun bentuk pengabdian lainnya.
"Pendidikan budi pekerti dan karakter adalah hal utama yang harus ditanamkan. Saya yakin pembinaan dalam Pramuka sangat menekankan budi pekerti yang dapat dicontoh oleh anak-anak. Hal inilah yang akan memberikan pengaruh positif kepada teman-teman mereka yang lain," tandasnya.