Kamis, 27 Agustus 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 182
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan berhasil menyelesaikan pembangunan saluran air dan peninggian Jalan Muchtar Raya di Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan.
"Pengerjaan dimulai sejak 13 Juli"
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan, kawasan Jalan Muchtar Raya menjadi salah satu titik rawan genangan karena secara kontur berada di posisi yang lebih rendah dan merupakan jalur yang menghubungkan wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, hingga Tangerang.
"Prioritas penanganannya adalah pembuatan saluran yang mengalir ke saluran penghubung di Jalan Joglo, dilanjutkan dengan peninggian jalan yang kerap terendam. Hari ini seluruh pekerjaan sudah selesai 100 persen," ujarnya, Kamis (27/8/2026).
Syafrin menjelaskan, penanganan genangan di kawasan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas wilayah. Setelah pekerjaan di sisi Jakarta Selatan rampung, penanganan kemudian dilanjutkan oleh Sudin SDA Jakarta Barat di wilayah yang berbatasan langsung.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur tersebut juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam merespons laporan masyarakat secara cepat dan berkelanjutan.
"Setelah menerima aduan, Sudin SDA Jakarta Selatan langsung bergerak melakukan perencanaan hingga penganggaran. Kami mengapresiasi respons cepat dari Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan, Santo memaparkan, pembangunan saluran air di wilayah Jakarta Selatan memiliki panjang 242,4 meter dengan lebar 60 sentimeter.
"Ukuran saluran kemudian diperbesar menjadi 80 sentimeter ketika terhubung dengan saluran penghubung," bebernya.
Selain membangun saluran air, lanjut Santo, Sudin SDA Jakarta Selatan juga melakukan peninggian Jalan Muchtar Raya sepanjang 50 meter dengan lebar lima meter. Jalan tersebut ditinggikan menggunakan beton dengan ketebalan 20 sentimeter.
"Pengerjaan dimulai sejak 13 Juli dan target awal selesai 10 September. Alhamdulillah, berkat kerja keras di lapangan, pekerjaan selesai lebih cepat dan akses jalan sudah dapat kembali dilintasi warga," ucapnya.
Ia berharap, pembangunan saluran dan peninggian jalan tersebut dapat meminimalkan risiko genangan, terutama saat memasuki musim hujan.
Santo mengajak masyarakat turut menjaga infrastruktur yang telah dibangun dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam saluran air.
“Kami sangat berharap partisipasi masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air agar fungsi drainase ini tetap optimal,” tandasnya.