30 Peserta Ikuti Pelatihan Kader Pos UKK di Terminal Bus Tanjung Priok

Rabu, 19 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 394

Pelatihan Kader Pos UKK tanjung priok anita

(Foto: Anita Karyati)

Unit Pengelola Terminal Bus Tanjung Priok bersama Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara dan Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok mengadakan Pelatihan Kader Pelaksana Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) di Kantor Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pelatihan ini diikuti sebanyak 30 peserta.

"Mendukung kesehatan kerja"

Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Sandi menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap inisiasi pembentukan Pos UKK. 

Menurutnya, keberadaan kader yang terlatih penting untuk mendukung kesehatan para pekerja di lingkungan terminal yang memiliki tingkat mobilitas tinggi dan beragam risiko kesehatan.

"Kami sangat mendukung kegiatan ini. Melalui pelatihan ini, diharapkan para kader pelaksana mampu meningkatkan pemahaman dan kesiapan dalam mendukung kesehatan kerja di lingkungan terminal," ujarnya, Rabu (19/8).

Sandi menjelaskan, pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti peserta yang terdiri dari petugas Unit Pengelola Terminal, perwakilan JakLingko dan Transjakarta, pedagang, pengurus perusahaan otobus (PO), serta pengemudi bus.

Ia menuturkan, para peserta antusias mengikuti rangkaian pelatihan, terutama saat sesi diskusi yang membahas pencegahan penyakit menular dan tidak menular serta dampak kesehatan akibat aktivitas yang dilakukan dalam jangka panjang di lingkungan terminal.

"Antusiasme peserta cukup tinggi. Banyak yang bertanya mengenai risiko kesehatan yang mereka hadapi sehari-hari dan cara meminimalkannya," terangnya.

Perwakilan dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Jumiati mengatakan, pembentukan Pos UKK di Terminal Bus Tanjung Priok merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada pekerja sektor informal dan transportasi.

Ia memaparkan, materi pelatihan mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan Pos UKK, prosedur identifikasi potensi bahaya kesehatan kerja, hingga teknis pencatatan dan pelaporan kegiatan secara rutin.

"Peserta dibekali pemahaman mengenai kebijakan Pos UKK dan cara mengidentifikasi bahaya di tempat kerja agar tindakan pencegahan dapat segera dilakukan," ungkapnya.

Jumiati menambahkan, narasumber lainnya, Mutnia dari Tim Kesehatan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, memberikan materi mengenai pengenalan potensi bahaya dan risiko kesehatan kerja di lingkungan terminal.

Selain itu, Made Prativi Mahendra Svandevi dari Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok memaparkan langkah-langkah pengendalian risiko bahaya kerja.

"Kami berharap para pekerja di sini tidak hanya memahami potensi risiko yang dihadapi, tetapi juga mampu menjaga kesehatan serta menciptakan lingkungan yang aman dan sehat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Posko Kesehatan Pengemudi di Terminal Pulo Gebang doc

Pos Kesehatan Disiagakan Beri Kenyamanan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 1281

IMG 20260725 WA0020

Guru dan Pelaku UMKM di Pulau Harapan Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Sabtu, 25 Juli 2026 739

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 2174

BERITA POPULER
Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14470

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3542

Masukan Ketua Komisi B Optimalisasi Transportasi Umum MRT ilust 1

Makin Diminati, Transportasi Jakarta Tembus Peringkat 15 Besar Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 884

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1903

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 805

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks