Pembangunan Jacking Saluran Karang Tengah Ditarget Rampung Desember

Rabu, 19 Agustus 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 713

Jacking saluran karangtengah tiyo

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) terus mengoptimalkan infrastruktur pengendali banjir. Salah satunya melalui pembangunan saluran air dengan metode jacking di sepanjang Jalan Karang Tengah Raya, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak yang ditargetkan rampung Desember mendatang 

"Sepanjang 1.300 meter"

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, saluran air yang ada saat ini sudah tidak memadai untuk menampung limpasan air hujan. Untuk itu, teknologi jacking diterapkan sebagai solusi untuk membangun saluran bawah tanah tanpa harus membongkar seluruh permukaan jalan secara terbuka.

"Proyek itu direncanakan berlangsung selama enam bulan. Melalui metode jacking, kami berharap area yang biasa tergenang, mulai dari Karang Tengah hingga kawasan Adhyaksa, dapat diminimalkan bahkan dihilangkan karena muara akhirnya menuju Kali Pesanggrahan," ujarnya, Rabu (19/8).

Syafrin menjelaskan, saluran bawah tanah tersebut dibangun dengan kedalaman yang bervariasi. Pada titik hulu, kedalamannya mencapai sekitar tujuh meter, sedangkan di titik hilir mencapai sembilan hingga 12 meter.

Ia mengimbau masyarakat untuk mematuhi rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama pengerjaan proyek. Pasalnya, pekerjaan konstruksi menggunakan sebagian badan jalan sehingga berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitar lokasi.

"Kami minta masyarakat dapat bersabar menunggu sampai proyek ini selesai hingga pengaturan lalu lintas kembali normal," terangnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo menambahkan, pembangunan saluran dengan metode jacking tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Ia memaparkan, saluran tersebut menggunakan pipa berdiameter 1,2 meter dengan panjang keseluruhan mencapai 1.298 meter. Infrastruktur ini dibangun untuk mengatasi sejumlah titik genangan yang kerap terjadi saat musim hujan.

"Volume pengerjaannya hampir sepanjang 1.300 meter dari Saluran Penghubung Pertanian sampai ke Saluran Penghubung Adhyaksa. Saat ini pengerjaan berada di pit satu dari total 10 pit yang akan dibuat. Kapasitas penampungannya sudah cukup besar untuk menerima aliran dari hulu," bebernya.

Ia menyampaikan, jalur saluran tersebut melintasi sejumlah kawasan yang selama ini menjadi titik rawan genangan, mulai dari persimpangan Saluran Penghubung Pertanian, Kompleks DKI, Kompleks Bona Indah, hingga kawasan Adhyaksa.

Untuk menjaga kelancaran pekerjaan sekaligus mobilitas masyarakat, Santo meminta pengertian para pengguna jalan atas ketidaknyamanan dan gangguan lalu lintas yang mungkin timbul selama proses pembangunan.

"Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rekayasa lalu lintas, mengikuti petunjuk petugas di lapangan, serta mematuhi rambu-rambu yang dipasang demi keselamatan bersama hingga proyek selesai," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Saluran jalan bunga cempaka 1 otoy

Saluran Air di Jalan Bunga Cempaka I Direvitalisasi

Selasa, 18 Agustus 2026 696

Walikota jaksel syafrin liputo tinjau embung tiyo

Pembangunan Tiga Embung di Jagakarsa Rampung

Selasa, 18 Agustus 2026 694

Tanggul Klp Gading Barat jati

Pasukan Biru Perkuat Tanggul Saluran di Bukit Gading Mediterania

Selasa, 18 Agustus 2026 568

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 2805

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2370

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1765

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1363

Festival palang pintu tiyo 2

Yuk Kunjungi Festival Palang Pintu XVII di Jalan Kemang Raya

Sabtu, 03 Oktober 2026 839

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks