Senin, 27 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 298
(Foto: Nurito)
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur berhasil memadamkan kebakaran di dua lokasi berbeda malam tadi.
"Lebih peduli mencegah potensi terjadinya kebakaran"
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid mengatakan, kebakaran pertama terjadi di rumah tinggal milik Lili (70) di Jalan Pulo Mas Utara, RT 08/14, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, sekitar pukul 19.31 WIB.
"Untuk proses pemadaman, kami mengerahkan sembilan unit mobil pemadam dengan kekuatan 45 personel," ujarnya, Senin (27/7).
Wahid menjelaskan, proses pemadaman dimulai pukul 19.41 WIB dan dilanjutkan dengan pendinginan pada pukul 20.05 WIB.
"Api berhasil dipadamkan dan penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 21.21," terangnya.
Menurutnya, rumah yang terbakar memiliki luas sekitar 300 meter persegi dan untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
"Dalam kejadian tersebut, dua anak yang merupakan kakak beradik ditemukan meninggal dunia di kamar bagian belakang rumah. Kedua korban masing-masing bernama Wilson atau Aboy (14) dan Micella (11)," ungkapnya.
Wahid menambahkan, peristiwa kebakaran kedua terjadi sekitar pukul 23.33 WIB di Jalan Komplek Eramas 2000, RT 13/08, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung.
"Kebakaran melanda terjadi di warung yang menjual LPG dan gudang milik Ginting," bebernya.
Ia menuturkan, sebanyak 11 unit mobil pemadam dengan 55 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 23.41 WIB.
"Penanganan kebakaran dinyatakan tuntas pada pukul 00.49. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut," imbuhnya.
Sementara itu, Camat Pulo Gadung, Syafrudin Shandra menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang merenggut nyawa dua anak dalam peristiwa kebakaran di Jalan Pulo Mas Utara.
"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian kebakaran tadi malam. Semoga tidak terjadi lagi di kemudian hari," ucapnya.
Syafrudin mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat menggunakan peralatan rumah tangga yang terhubung dengan aliran listrik maupun kompor gas.
"Mari kita lebih peduli mencegah potensi terjadinya kebakaran. Sebab, kebakaran tidak hanya berpotensi menyebabkan kerugian materiil, tapi bisa hingga korban jiwa," tandasnya.