Minggu, 26 Juli 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 182
(Foto: Istimewa)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melakuan penanaman 21.060 bibit Mangrove di lima lokasi secara serentak.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Mangrove Dunia ini melibatkan 350 peserta dari unsur pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, dunia usaha, komunitas dan masyarakat.
Memperkuat ketahanan wilayah pesisir
Aksi ditandai dengan penanaman bibit Mangrove secara simbolis oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, bersama Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) M Fajar Sauri di Hutan Produksi Angke Kapuk, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu. (26/7).
"Penanaman Mangrove ini dilakukan secara serentak di lima titik, karena Jakarta akan menjadi lima abad, karena itu dipilih lima tiitik," ucap Rano.
Selain di Hutan Produksi Angke Kapuk, penanaman serentak juga dilaksanakan di Hutan Lindung Angke Kapuk, Pelabuhan PPKCN, Kawasan Ecomarine Muara Angke, dan Kawasan Pompa Muara Angke.
"Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan sendiri pleh pemerintah. Pelestarian lingkungan membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat," tegas Rano.
Dikatakan Rano, pihaknya sengaja memilih kawasan Hutan Produksi Angke, Kapuk seluas 1,75 hektar.
sebagai pusat lokasi kegiatan lantaran lokasi ini merupakan lahan baru hasil kompensasi izin penggunaan kawasan hutan dari PT Kapuk Naga Indah.
"Kami berharap kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga dan menanam Mangrove," tegasnya.
Kepala Dinas Tamhut DKI Jakarta, M Fajar Sauri menambahkan, sejak Januari hingga Juni 2026 pihaknya telah menanam 54.038 bibit Mangrove di area seluas 4,1 hektare.
Sedangkan capaian 2025 lalu, total 87.796 bibit Mangrove ditanam di area seluas sekitar 5,94 hektare.
"Keberadaan mangrove ini berperan meredam abrasi, menyerap dan menyompan karbon, menjadi habitat biota pesisir serta memperkuat ketahanan wilayah pesisir," tandasnya.