Jumat, 12 Juni 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 233
(Foto: Doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal melaksanakan aksi pemadaman lampu di sejumlah titik ibu kota pada Sabtu (13/6) malam mulai pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB.
Pemadaman selama 60 menit tersebut sebagai bagian dari Aksi Hemat Energi dan Pengurangan Emisi Karbon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026.
"masa depan kota,"
Pemadaman dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol dan arteri, termasuk berbagai ikon Jakarta seperti Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Patung Selamat Datang Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Pemuda, Patung Jenderal Sudirman, hingga kawasan Balai Kota DKI Jakarta.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi mengatakan, aksi ini bukan sekadar memadamkan lampu, tetapi juga mengajak masyarakat membangun kebiasaan hemat energi dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, langkah sederhana yang dilakukan bersama dapat memberikan dampak nyata bagi kualitas lingkungan.
“Suasana gelap selama satu jam menjadi simbol kepedulian bersama terhadap lingkungan dan masa depan kota,” ujarnya, Jumat (12/6).
Ia menyampaikan, partisipasi kolektif masyarakat menjadi kunci penting dalam upaya menekan emisi karbon dan menjaga keberlanjutan lingkungan kota.
“Perubahan kecil yang dilakukan bersama dapat memberikan dampak besar. Kami mengajak seluruh masyarakat menjadikan hemat energi sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari demi Jakarta yang lebih sehat dan nyaman untuk generasi mendatang,” katanya.
Dudi menjelaskan, aksi pemadaman lampu ini dilaksanakan mengacu pada Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu dalam Rangka Penghematan Energi dan Pengurangan Emisi Karbon.
Ia menambahkan, aksi serupa yang dilakukan sebelumnya pada Sabtu (25/4) berhasil mencatat penghematan listrik mencapai 96,91 MWh dengan efisiensi biaya sebesar Rp140.226.312. Selain itu, aksi tersebut turut berkontribusi menurunkan emisi karbon hingga 77,53 ton CO2e.
Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan bahwa langkah sederhana seperti mematikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak digunakan dapat memberikan manfaat besar jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.
“Melalui aksi sederhana ini, kita bisa ikut menjaga kualitas lingkungan sekaligus menghemat energi. Jika menjadi kebiasaan bersama, dampaknya akan semakin besar bagi masa depan Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tandasnya.