Temuan Batu Diduga Artefak di Tanjung Duren Selatan Diteliti

Kamis, 04 Juni 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 616

IMG COM 202606041529171960

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat menindaklanjuti temuan lempengan batu diduga artefak di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan. Diduga, keempat objek diduga cagar budaya berupa lempengan batu dengan aksara cina itu merupakan Bongpay.

Kepala Seksi Perlindungan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat, Sekrino menjelaskan, pihaknya telah melakukan kunjungan ke Kantor Lurah Tanjung Duren Selatan, Rabu (3/6) kemarin. menindaklanjuti laporan temuan empat lempengan batu granit yang diduga objek cagar budaya tersebut.

"Temuan ini dapat melengkapi khazanah sejarah perkembangan Jakarta,"

"Dari pengamatan awal, penemuan ini tidak mengherankan karena wilayah Jakarta barat terutama Glodok dan kawasan Tanjung Duren sekitarnya sejak dahulu memang dikenal sebagai kantong kebudayaan masyarakat Tionghoa," katanya, Kamis (4/6).

Dilanjutkan Sekrino, dalam catatan peta lama Jakarta dan berbagai sumber tertulis pernah berdiri salah satu Tepekong terbesar di Batavia yang berlokasi di wilayah Tanjung Duren. Meski belum bisa memastikan, Sekrino menduga ada keterkaitan dengan penemuan tersebut.

Dijelaskan Sekrino, dari keterangan pihak kelurahan lempengan batu itu telah diketahui masyarakat sejak lama. Namun karena ketidaktahuan, objek itu sering digunakan sebagai alas mencuci motor, bahkan ada yang memanfaatkan sebagai bahan tambahan pembangunan rumah.

"Kami akan mengirim nota dinas ke Kepada Dinas Kebudayan untuk melaporkan temuan ini," tuturnya.

Ia berharap, temuan itu bisa ditindaklanjuti pihak Pusat Konservasi Cagar Budaya (PKCB) DKI Jakarta agar untuk meneliti dan mengkaji lebih komprehensif.

"Temuan ini dapat melengkapi khazanah sejarah perkembangan Jakarta," tambahnya.

Lurah Tandung Duren Selatan, Indri Prawiji menjelaskan, awalnya temuan batu itu terdeteksi setelah ada unggahan media sosial dari warga. Kemudian, jajarannya melakukan monitoring untuk memastikan ke lokasi di wilayah RW 01 dan RW 05. 

Saat ditemukan, lempengan batu itu tergeletak di pinggir jalan kawasan permukiman warga. Kemudian, untuk mengantisipasi kerusakan atau hilang, batu tersebut diamankan ke kantor kelurahan.

"Semoga penelitian lebih lanjut bisa memastikan apakah batu itu termasuk artefak yang memiliki sejarah terkait perkembangan Jakarta," harapnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260415 WA0050

Sudut Lahan Kantor Kelurahan Tanjung Duren Selatan Dimanfaatkan Jadi Kebon Melon

Rabu, 15 April 2026 554

Disbud DKI Jakarta Lakukan Konservasi Pedestal Patung Dirgantara

Dinas Kebudayaan Konservasi Pedestal Patung Pancoran

Sabtu, 16 Agustus 2025 1875

Gebyar Seni Budaya Setu Babakan

Komisi E Dorong Penguatan Kebudayaan Jakarta

Kamis, 22 Januari 2026 814

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3389

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1671

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1479

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 712

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 825

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks