Rabu, 03 Juni 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 293
(Foto: Istimewa)
Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu menggelar aksi bersih sampah di kawasan Pantai Jembatan Cinta, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni.
"Kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan"
Kepala Sudin LH Kepulauan Seribu, Achmad Hariadi mengatakan, aksi bersih pantai kali ini mengusung tema "Kelola Sampah Pulau Kecil Terstandar". Selain membersihkan lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pengukuhan gerakan pilah sampah di wilayah Kelurahan Pulau Tidung.
"Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pusat Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di wilayah pulau kecil," ujarnya, Rabu (3/6).
Achmad menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), jajaran Sudin LH Kepulauan Seribu, anggota Pramuka Saka Kalpataru, unsur kecamatan dan kelurahan, serta warga setempat.
Dalam aksi tersebut, para peserta menyisir sepanjang perairan di kawasan Jembatan Cinta untuk mengumpulkan sampah yang berserakan. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah berdasarkan jenisnya, yakni organik dan anorganik.
"Kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengolahan sampah yang memiliki nilai guna. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, sedangkan sampah plastik dapat didaur ulang menjadi berbagai produk kerajinan," terangnya.
Sementara itu, Camat Kepulauan Seribu Selatan, Muhammad Nur menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Gerakan pemilahan sampah sejalan dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta mengenai pengelolaan sampah dari sumbernya.
"Pengelolaan sampah secara mandiri sebenarnya sudah dilakukan sejak lama. Namun, melalui momentum ini, kami ingin mengingatkan kembali pentingnya konsistensi dalam memilah sampah," ungkapnya.
Ia menambahkan, status Pulau Tidung sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kepulauan Seribu menuntut penerapan standar kebersihan yang tinggi guna memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
"Pulau ini merupakan aset wisata. Jika lingkungannya bersih dan tertata, wisatawan akan merasa nyaman dan keindahan alam yang kita miliki dapat terus terjaga," tandasnya.