Rabu, 08 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Andry 232
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Jajaran Kelurahan Kota Bambu menggelar kegiatan pembinaan peningkatan etos kerja bagi jajaran petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU). Kegiatan yang dilaksanakan di aula kantor kelurahan ini diikuti 55 petugas PPSU.
"Kalau membuat laporan harus riil,"
Lurah Kota Bambu Utara, Setia Budi mengatakan, kegiatan pembekalan ini sebagai upaya memotivasi jajaran petugas PPSU untuk meningkatkan kerja. Sehingga dalam melaksanakan pelayanan dan kerja layaknya ibadah bukan beban.
"Seperti kejadian di wilayah lain ada penggunaan AI untuk laporan kerja, jangan sampai terulang. Kalau membuat laporan harus riil," katanya, Rabu (8/4).
Dikatakan Setia, upaya akal-akal ini tidak hanya merugikan masyarakat serta dirinya sendiri. Ulah oknum nakal ini juga akan menyeret rekan dan unsur terkait lainnya dalam masalah yang dibuatnya.
Sebab itu, Setia mengaku tidak akan mentolerir bila ada jajaran petugas PPSU beruulah membuat laporan akal-akalan dan akan memberikan sanksi tegas. Kemudian, diingatkannya mereka juga harus menjaga kinerja agar tidak menerima evaluasi akibat etos kerja lemah.
Selain itu, Setia juga mengingatkan jajarannya saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menghadapi persoalan pembatasan pembuangan sampah. Sebab itu, Ia meminta jajaran petugas PPSU juga semakin aktif melakukan pemilahan sampah untuk mengurangi volume buang ke TPST Bantar Gebang.
"Mulai sekarang pilah sampah dari sumbernya terutama dari sampah rumah tangga. PPSU harus tampil jadi garda terdepan," tegasnya.
Salah satu petugas PPSU Kelurahan Kota bambu utara, Suryadi mengaku apa yang dilakukan oleh jajaran kelurahan adalah lumrah. Karena itu, Ia mengaku mendukung upaya peningkatan etos kerja melayani masyarakat seusia arahan yang disampaikan.
"Yang disampaikan pak lurah untuk melakukan pelayanan pada warga adalah hal yang baik. Kami siap meningkatkan pelayanan yang bisa dipertanggungjawabkan," tandasnya