Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Resmi Mengaspal, Tarif Rp3.500 Selama 3 Bulan

Kamis, 12 Maret 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1338

Peresmian transjakarta rezap

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung resmi meluncurkan layanan Transjabodetabek rute SH2 yang menghubungkan Terminal Blok M dengan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Peluncuran rute baru ini dilakukan di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (12/3).

Layanan baru Transjabodetabek ini untuk menekan angka penggunaan kendaraan pribadi menuju bandara yang saat ini mencapai 70 hingga 80 persen. Sedangkan berdasarkan data Kementerian Perhubungan, masyarakat yang memanfaatkan Bandara Soekarno-Hatta tercatat sekitar 54,9 juta tiap tahunnya.

"Hari ini kita memulai sesuatu yang baru,"

Dengan rute Transjabodetabek ini, diharapkan bisa mengurangi beban lalu lintas kendaraan menuju Bandara Soekarno-Hatta.

"Hari ini kita memulai sesuatu yang baru yang ditunggu oleh masyarakat, yaitu untuk meresmikan layanan Transjabodetabek SH2 Blok M- Bandara Soekarno-Hatta," ujar Pramono.

Untuk menyambut masa mudik Idulfitri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun menetapkan tarif sebesar Rp3.500 yang akan berlaku selama tiga bulan pertama. Selanjutnya Pemprov DKI akan melakukan evaluasi tarif rute SH2, mengingat beban subsidi yang terlalu besar.

"Karena memang bebannya terlalu berat dan juga subsidinya terlalu besar, kami akan menaikkan angkanya, range-nya antara Rp10.000 sampai dengan Rp15.000. Kami akan putuskan setelah memberikan tiket ataupun rute dengan harga Rp3.500 selama 3 bulan," jelasnya.

Meski nantinya ada kenaikan tarif, Pramono optimistis layanan ini tetap menjadi primadona masyarakat karena harganya yang jauh lebih terjangkau dibandingkan moda transportasi lainnya.

Pramono mencontohkan tarif transportasi lain seperti shuttle Damri yang sebesar Rp80.000, taksi konvensional sekitar Rp217.000, dan transportasi daring yang sekitar Rp127.000 – Rp155.000.

Layanan rute SH2 ini mengoperasikan 14 unit bus dengan spesifikasi khusus. Berbeda dengan bus reguler, armada ini menggunakan desain low deck untuk memudahkan akses dan dilengkapi dengan area penyimpanan koper di dalam bus.

Armada ini beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB dengan total 23 titik pemberhentian. Sedangkan waktu tunggu bus antara 10 sampai dengan 20 menit, dengan estimasi perjalanan sekitar 121 menit dan panjang lintasan 65,1 km. Gubernur menargetkan, rute ini dapat melayani penumpang sekitar 1.900-2.000 orang per hari.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengapresiasi peluncuran layanan Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soetta. Menurutnya, layanan ini akan mempermudah warga Tangerang yang mayoritas bekerja di Jakarta serta membantu mengurangi kemacetan.

"Kami sangat mengapresiasi, terima kasih Pak Gubernur atas peluncuran Transjabodetabek yang arah rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta. Terima kasih atas kolaborasi kerja samanya untuk mengurangi kemacetan di beberapa titik," tandas Sachrudin.

BERITA TERKAIT
Halte transjakarta cawang sentral otoy2

Transjabodetabek Cawang-Cikarang Resmi Beroperasi

Rabu, 11 Februari 2026 1453

IMG 20260303 WA0063

80 Petugas Dishub Antisipasi Kemacetan Saat Festival Cap Go Meh

Selasa, 03 Maret 2026 781

Kunjungi RSKD Duren Sawit, Pramono Puji Kualitas Layanan

Kunjungi RSKD Duren Sawit, Pramono Puji Kualitas Layanan

Selasa, 10 Maret 2026 815

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9118

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3025

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3522

Syafrin Tinjau Lokbin dan Pasar Jaya Pasar Minggu

Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

Senin, 27 Juli 2026 2717

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1384

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks