Kamis, 19 Februari 2026 Reporter: Folmer Editor: Andry 257
(Foto: Doc)
1.743 pohon rawan tumbang yang tersebar di delapan kecamatan se-Jakarta Pusat tercatat telah dipangkas sejak Januari hingga pekan kedua Februari 2026.
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Pusat, Mila Ananda mengatakan, kegiatan pemangkasan pohon rawan tumbang sebagai tindak lanjut aspirasi warga yang disampaikan melalui kanal pengaduan maupun surat.
"Pemangkasan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya tumbang,"
"Termasuk dari hasil pemantauan lapangan," sambung Mila, Kamis (19/2).
Ia mengungkapkan, dari ribuan pohon rawan tumbang ini, 1.040 pohon di antaranya dilakukan penamangkasan sedang, 390 pemangkasan berat dan 57 pohon ditebang.
"Pemangkasan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya tumbang disebabkan kondisi hujan intensitas tinggi disertai hujan," ungkapnya.
Menurut Nila, pihaknya juga telah melakukan penanganan 48 pohon sempal dan tumbang selama Januari hingga pekan kedua Februari 2026.
"Penanganan pohon sempal dan tumbang ditangani pasukan hijau dari sudin dan satpel di delapan kecamatan se Jakarta Pusat," tandasnya.