Kamis, 12 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 170
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Selatan telah menangani sebanyak 2.531 titik jalan berlubang sejak Januari hingga awal Februari 2026. Perbaikan dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
"Kami kerjakan secara maksimal"
Kepala Sudin Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal mengatakan, perbaikan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan serta laporan pengaduan warga aplikasi JAKI dan media sosial.
"Jumlah jalan berlubang yang sudah ditindaklanjuti dengan penambalan sebanyak 2.531 titik. Sementara itu, terdapat 161 titik yang belum ditindaklanjuti, namun sudah diberikan tanda menggunakan cat semprot," ujarnya, Kamis (12/2).
Rifki menjelaskan, jumlah jalan berlubang berpotensi terus bertambah seiring tingginya curah hujan. Saat ini, pihaknya masih menunggu kondisi cuaca yang lebih kondusif untuk melakukan perbaikan secara permanen pada sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.
"Apabila kerusakan sudah menjalar hingga ke struktur jalan, maka akan kami perbaiki sampai ke bagian strukturnya," terangnya.
Ia memastikan, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan akan terus melakukan pemantauan serta penanganan secara bertahap. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan menjaga kelancaran lalu lintas.
Rifki mengimbau kepada para pengendara kendaraan bermotor agar tetap berhati-hati dan menjaga kecepatan, terutama pengendara sepeda motor, mengingat masih terdapat sejumlah titik yang belum tertangani secara maksimal.
"Sesuai arahan pimpinan, secepatnya akan kami kerjakan secara maksimal. Penambalan dengan aspal juga terus kami lakukan setiap hari," tandasnya.