Pramono Tekankan Pentingnya Penguatan Budaya Keselamatan Kerja

Senin, 09 Februari 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 925

Gubernur pramono apel k3 ppkd jaktim rezap2

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memimpin apel bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 sekaligus meninjau pemeriksaan kesehatan tenaga kerja di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur, Senin (9/2).

Pada kesempatan itu, Pramono menekankan pentingnya penguatan budaya keselamatan kerja menyongsong usia Jakarta yang akan menginjak 500 tahun pada 2027 mendatang. Ia menginstruksikan jajaran Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) DKI Jakarta untuk terus menjaga momentum ini.

"budaya keselamatan kerja menjadi hal yang utama,"

"Saya mengharapkan dan juga meminta kepada jajaran Dinas Ketenagakerjaan untuk betul-betul menjaga momentum ini karena Jakarta sebagai kota global dan juga pekerjanya cukup banyak, budaya keselamatan kerja menjadi hal yang utama di DKI Jakarta," ujar Pramono.

Terkait pengawasan di lapangan, Pramono mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terus melakukan audit terhadap gedung-gedung tinggi di Jakarta. Audit ini mencakup dua aspek utama, yakni kesiapan keselamatan kerja melalui regulasi Pergub terbaru dan pengawasan penggunaan air tanah untuk mencegah penurunan permukaan tanah.

Dalam acara tersebut, Pramono membacakan amanat Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, yang mengusung tema nasional, "Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif".

Pramono menyampaikan, peringatan bulan K3 ini sebagai refleksi nasional untuk meneguhkan komitmen, melindungi tenaga kerja Indonesia, serta membangun dunia kerja yang aman, sehat, produktif, dan bermanfaat.

Saat ini, Indonesia memiliki 146,54 juta pekerja yang tersebar di berbagai sektor dengan tingkat risiko kerja yang beragam. Mulai dari sektor industri, konstruksi, pertambangan, transportasi, perkebunan, hingga sektor jasa dan ekonomi digital.

Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 menjadi fondasi penting. Melalui pengelolaan K3 yang baik akan berdampak langsung pada perlindungan tenaga kerja, moral dan kepercayaan pekerja, produktivitas perusahaan, serta daya saing nasional.

Selain itu, dunia kerja juga menghadapi tantangan struktural, seperti kualitas dan pemerataan layanan K3 yang belum optimal; pendekatan pengelolaan yang masih terfragmentasi; serta pendekatan promotif dan preventif yang belum menjadi arus utama; dan masih terbatasnya jumlah perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen K3 atau SMK3 secara tanggap dan sistematis.

Karena itu, pada 2025, Kementerian Ketenagakerjaan telah memperkuat sistem K3 Nasional, termasuk melakukan transformasi layanan K3 berbasis digital. Pengelolaan K3 harus dibangun dengan tiga kunci utama, yakni profesional, andal, dan kolaboratif.

"Kami terus menyempurnakan regulasi dan standar K3, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi, serta sosialisasi pembudayaan K3 kepada serikat pekerja dan manajemen perusahaan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
500 Buruh Meriahkan Peringatan menyongsong May Day di Jaktim

Rangkaian Acara Peringatan May Day di Jaktim Diikuti Ratusan Buruh

Kamis, 24 April 2025 1177

Berbagai Kegiatan Meriahkan Bulan K3 DKI Jakarta

Disnakertransgi Tekankan Pentingnya Komitmen Prinsip K3 di Berbagai Sektor

Selasa, 04 Februari 2025 2005

Berbagai Kegiatan Bulan K3 Digelar di Pantai Festival Ancol

Beragam Kegiatan Bulan K3 Digelar di Pantai Festival Ancol

Sabtu, 15 Februari 2025 1953

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7096

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4786

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1770

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2432

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 961

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks