Sabtu, 04 Januari 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Dunih
3951
(Foto: doc)
Seringnya banjir di sejumlah daerah rawan di Jakarta Selatan, membuat warga harus bisa menolong dirinya sendiri saat musibah tersebut datang. Untuk melatih kemandirian warga, Pemkot Administrasi Jakarta Selatan saat ini telah membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) di lokasi rawan banjir yaitu di Kelurahan Ulujami, Kelurahan Bukit Duri, dan Kelurahan Pondok Pinang.
"Untuk tahun lalu sudah 3 kelurahan. Di 2014 ini akan diajukan Kelurahan Bintaro, Kelurahan Bangka, dan Kelurahan Rawajati untuk bisa menjadi Kampung Siaga Bencana (KSB)," ujar Sumadi, Kepala Seksi Bantuan Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Sabtu (4/1).
Menurut Sumadi, dengan status KSB yang disandang kelurahan tersebut, warganya telah memiliki sumber daya yang kuat dalam menghadapi bencana. Selain dibekali keahlian, warga juga dilengkapi stok natura yang cukup memadai.
"Warganya akan dilatih menghadapi bencana, dan juga disediakan natura berupa beras, mie instan, kecap, saus, dan air mineral. Jadi untuk penanganan bencana awal lebih cepat, tidak menunggu kita," jelasnya.
Sumadi menambahkan, dengan status KSB juga warga akan dengan mudah dan cepat meminta tambahan natura tanpa terkena prosedur yang berbeli-belit "Kalau habis, mereka tinggal telpon langsung ke Dinas Sosial untuk minta kiriman. Jadi tidak berbelit mesti pendataan, dan melewati birokrasi yang banyak," ucapnya.
Peralatan dapur umum pun akan disiagakan di kampung-kampung siaga bencana. Seperti di Bukit Duri, Ulujami, dan Pondok Pinang juga telah memilik 5 set peralatan masak untuk dapur umum. "Mereka sudah bisa memasak maksimal dalam 1 jam untuk 1.000 jiwa. Tapi, tetap usulannya nanti diputuskan oleh dinas," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7122
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4813
Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng
Senin, 02 November 2026
1944
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2488
5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT