‘Ghost Nets: Awakening the Drifting Giants’, Pameran Seni Ajak Jaga Lautan

Senin, 09 Juni 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1772

 ‘Ghost Nets: Awakening the Drifting Giants’, Pameran Seni Ajak Jaga Lautan

(Foto: Istimewa)

Dinas Kebudayaan DKI Jakarta bekerja sama dengan Kedutaan Besar Australia di Indonesia menghadirkan pameran seni bertajuk ‘Ghost Nets: Awakening the Drifting Giants’ di Gedung A Museum Bahari, Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.

"merepresentasikan salah satu tantangan lingkungan laut,"

Pameran ini berlangsung dari Maret hingga Agustus 2025 dan dibuka untuk umum setiap Selasa hingga Minggu.

‘Ghost Nets: Awakening the Drifting Giants’ menampilkan instalasi seni memukau yang dibuat dari jaring ikan bekas atau ghost nets, hasil karya seniman berbakat dari Erub Arts, Australia.

Jaring-jaring yang sebelumnya menjadi limbah laut disulap menjadi sosok makhluk laut raksasa seperti penyu, pari, cumi-cumi, dan ikan. Semua karya dipajang menggantung di ruangan tematik bernuansa bawah laut, menciptakan pengalaman imersif bagi pengunjung.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochammad Miftahulloh Tamary mengatakan, pameran ini bukan sekadar ajang seni, tetapi juga menyuarakan kepedulian terhadap kondisi lingkungan laut.

“Karya seni ini merepresentasikan salah satu tantangan lingkungan laut yang sedang difokuskan oleh pemerintah Indonesia dan Australia,” ujarnya, Senin (9/6).

Miftah menyampaikan, pameran ini menghadirkan 18 karya seni yang memvisualisasikan hewan-hewan laut yang terancam bahaya limbah plastik, khususnya jaring ikan bekas.

Selain instalasi seni, Museum Bahari juga menghadirkan pengalaman edukatif lainnya, termasuk bioskop mini yang memutar film bertema laut. Pengunjung dapat menikmati pameran sambil belajar mengenai pentingnya konservasi laut dan daur ulang.

Ia menambahkan, melalui pameran ini, suara laut divisualisasikan lewat 18 karya seni hewan laut raksasa yang terbuat dari jaring bekas. Hal ini mengingatkan kembali untuk lebih peduli dan sadar akan krisis limbah plastik yang mengancam kehidupan bawah laut.

“Pameran ini mengajak masyarakat untuk melihat bagaimana limbah yang terbuang bisa berubah menjadi karya seni yang bermakna. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan sendiri keindahan dan pesan kuat dari laut melalui seni,” tandasnya.

Berikut Jadwal dan Harga Tiket Masuk:

• Dewasa:

• Selasa–Jumat: Rp10.000

• Sabtu & Minggu: Rp15.000

• Pelajar: Rp5.000.

BERITA TERKAIT
Wastra, Langka, Pameran, Museum Tekstil

98 Wastra Langka Pilihan di Pamerkan di Museum Tekstil

Selasa, 27 Mei 2025 1148

Yuk, Kunjungi Pameran Art Market Exhibition 2025 di Museum Maritim

Yuk, Kunjungi Pameran Art Market Exhibition 2025 di Museum Maritim

Selasa, 20 Mei 2025 1925

Pameran Marine Ships Must Be! Resmi Dibuka

Yuk..Kunjungi Pameran Marine Ships Must Be! di Museum Bahari

Senin, 24 Maret 2025 880

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 3843

Kapal cepat dishub muara angke jati

Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

Senin, 10 Agustus 2026 1150

Pembukaan jafex 2026 rezap

Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 777

Kapal kepulauan seribu ist

Pengelolaan Transportasi Laut Pulau Seribu oleh Transjakarta Dinilai Lebih Efisien

Senin, 10 Agustus 2026 765

Pesta rakyat hut dijakut doc

Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

Jumat, 07 Agustus 2026 1253

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks